131 Kasus KDRT Terjadi di Sleman, RBI Diperkuat hingga Kalurahan
Sleman mencatat 286 kasus kekerasan pada 2025, termasuk 131 kasus KDRT. Program RBI didorong hingga tingkat kalurahan untuk pencegahan.
Beberapa kapal sedang terparkir di Pelabuhan Pantai Sadeng, Kalurahan Songbayu, Girisubo, Gunungkidul, Senin (24/6/2024)./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Ketua Kelompok Nelayan Pantai Sadeng, Sarpan mengaku harga ikan tuna anjlok dari Rp25.000 per kilogram (kg) dan Cakalang sekitar Rp20.000 menjadi Rp4.000–Rp6.000 per kg. Padahal berat satu ekor ikan tuna dapat mencapai 1 kg. Anjloknya harga ikan disebabkan kondisi ikan yang mulai membusuk akibat minimnya pasokan es balok sebagai satu-satunya bahan untuk pengawetan ikan .
Sarpan mengatakan ada 25 ton ikan baik jenis tuna maupun cakalang yang mulai membusuk di ruang pendingin atau cold storage Pantai Sadeng.
Jika melihat harga normal, maka keuntungan nelayan seharusnya bisa mencapai sekitar Rp600 juta. Dengan anjloknya harga ikan, maka kerugian ditaksir menyentuh Rp500 juta. Ikan yang mulai membusuk ini dijual di pengolah ikan busuk di luar Gunungkidul. Insang ikan ini mulai putih dan lemas.
Sarpan menjelaskan pasokan es batu dalam jumlah besar hanya berasal dari Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Adapun pasokan es balok dari pabrik es di Kalurahan Siraman, Wonosari tidak mampu meng-cover kebutuhan nelayan. “Kami mendatangkan es batu balok dari Kabupaten Pacitan. Jaraknya yang jauh membuat es itu mencair,” kata Sarpan, Minggu (30/6/2024).
Dalam sekali sekali kirim, nelayan Pantai Sadeng dapat mendatangkan hingga 200 balok es di satu truk. Per balok dengan berat 60 kg dibanderol dengan harga Rp22.000. Penyusutan akibat mencair dapat mencapai 10 kg per balok.
Nelayan Pantai Sadeng juga membawa es balok ketika melaut. Perahu berukuran 10 gross ton (GT) dapat membawa hingga 60 balok, tetapi perahu 60 GT ke atas dapat mengangkut sekitar 250 es balok. “Perlu pabrik es yang besar di DIY ini untuk mencukupi kebutuhan wilayah selatan,” katanya.
BACA JUGA: Berkah Gelombang Tinggi, Nelayan di Gunungkidul Panen Ikan Teri
Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Gunungkidul, Wahid Supriyadi mengatakan pabrik es yang ada di Kalurahan Siraman, Wonosari belum dapat mencukupi kebutuhan pasokan es balok di ruang penyimpanan yang tersebar di sepanjang pantai di Gunungkidul atau mulai dari Pelabuhan Gesing hingga Sadeng.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Gunungkidul, Rujimanto membenarkan suplai es balok dari Kabupaten Pacitan belum dapat mencukupi kebutuhan es balok. Persoalan ini terjadi sejak lama. “DKP Gunungkidul juga ada pabrik es, tetapi kecil. Kalau pas panen ikan, es balok itu tidak mencukupi kebutuhan,” kata Rujimanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sleman mencatat 286 kasus kekerasan pada 2025, termasuk 131 kasus KDRT. Program RBI didorong hingga tingkat kalurahan untuk pencegahan.
KPK periksa istri dan anak eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono, telusuri aset dugaan gratifikasi Rp17 miliar.
Jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 3 Juli 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Tarif Rp8.000, cek waktu keberangkatan di sini.
Harga bahan pokok di Sleman turun selama Juni 2026, diduga akibat liburnya program MBG saat libur sekolah.
B50 resmi berlaku, tekan impor BBM namun berisiko picu krisis minyak goreng dan beban subsidi akibat harga CPO.
Prediksi Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026. La Roja difavoritkan menang 2-0 atau 2-1 berkat lini belakang solid.