Klaten Catat Sejarah, Pertama Kali ICHC Digelar di Indonesia
Rangkaian hari kedua Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026 mencatat sejarah menjadi tuan rumah International Cycling History Conference (ICHC)
Usia Tidak Menjadi Penghalang Bagi Nenek dan Lucia Manfaatkan Antrean Online./ Ist
BANTUL – Beragam inovasi telah dikembangkan oleh BPJS Kesehatan, salah satunya fitur antrean online pada Aplikasi Mobile JKN yang dapat diunduh melalui Play Store dan App Store. Peserta JKN dapat mengakses aplikasi ini melalui smartphone di manapun dan kapanpun. Digitalisasi memberikan tantangan tersendiri, terutama pada peserta lanjut usia yang belum banyak terpapar teknologi. Namun, bagi nenek dari Lucia Debi Harjanti, usia tidak lagi menjadi penghalang untuk turut serta menikmati manfaat dari fitur tersebut dalam mengakses pelayanan kesehatan sebagai peserta JKN.
Ditemui saat menemani sang nenek berjuang untuk kembali pulih setelah operasi yang dilaluinya sejak tiga minggu lalu di RS Santa Elisabeth, Jumat (28/06), Lucia mengaku antrean online sangat membantu. Terlebih jarak rumah sakit dengan rumahnya terbilang cukup jauh. Ia dapat memperkirakan waktu kedatangan ke rumah sakit agar nenek tidak menunggu terlalu lama.
“Saat belum menggunakan antren online, jika kami datang terakhir, kami mendapatkan nomor terakhir, dan perlu waktu lama untuk menunggu, Sekarang, jika besok waktunya nenek kontrol ke dokter, saya bisa mengambilkan antrean untuk nenek dari rumah menggunakan smartphone, sehingga mendapatkan nomor antrean dan pelayanan lebih awal, asalkan kami tidak datang terlambat”, jelas Lucia.
Lucia dengan setia mendampingi sang nenek untuk mengobati infeksi luka pada kakinya. Lucia khawatir karena luka nenek semakin hari semakin membesar. Sesampainya di rumah sakit, dokter menyarankan untuk melakukan tindakan operasi. Ia merasa bersyukur telah menjadi peserta JKN. “Saya selalu menggunakan JKN untuk proses pengobatan nenek. Kami tidak mengeluarkan biaya sepeserpun, baik saat operasi dilakukan, rawat inap untuk pemulihan, sampai obat-obatan saat sudah diijinkan untuk pulang. Bahkan untuk kontrol paska tindakan operasi dan kontrol tekanan darah, semuanya sudah dijamin BPJS Kesehatan,” tegas Lucia.
BACA JUGA: Kabar Gembira! Uztaz dan Takmir Masjid di Jogja Akan Dapat BPJS Kesehatan
Hari ini merupakan kontrol keenam paska operasi bagi sang nenek. Lucia selalu disiplin mengantarnya demi memastikan bekas luka operasinya sudah pulih sempurna, tidak ada infeksi, maupun pendarahan, sesuai anjuran dokter. Selain itu, ia juga ingin sang nenek selalu sehat. Di usianya yang sudah lanjut, nenek juga melakukan cek tekanan darah secara teratur untuk meminimalkan risiko hipertensi.
Lucia sempat lupa cara penggunaan fitur antrean online. Kemudian ia kembali lagi ke rumah sakit saat kontrol nenek yang pertama. Salah satu warga Sewon, Bantul, ini bertemu dengan salah satu petugas rumah sakit untuk membantunya menunjukkan langkah-langkah penggunaan antrean online.
“Ternyata caranya sangat mudah. Cukup dengan membuka Aplikasi Mobile JKN, pilih menu pendaftaran pelayanan (antrean), dan pilih jenis fasilitas kesehatan,” terang Lucia.
Lucia dan sang nenek berharap pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan terus meningkat dan BPJS Kesehatan selalu hadir bagi seluruh masyarakat Indonesia, utamanya bagi kalangan menengah ke bawah. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rangkaian hari kedua Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026 mencatat sejarah menjadi tuan rumah International Cycling History Conference (ICHC)
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor
Meta PHK 8.000 karyawan di tengah investasi besar AI meski perusahaan catat laba tinggi
Pembangunan akses keluar-masuk (ramp on/off) dan Gerbang Tol Trihanggo di area Simpang Kronggahan, Sleman terus bergulir. Proyek konstruksi yang menjadi bagian
Survei State of Motherhood 2026 ungkap rumah tangga bisa kacau dalam 1–2 hari tanpa peran ibu
Kadek Dhinda tersingkir di Malaysia Masters 2026 setelah kalah dari Ratchanok Intanon di babak 32 besar