Desa Sejahtera Astra Bugisan Sukses Kembangkan Budaya dan Wisata
Desa Sejahtera Astra Bugisan memiliki daya pikat tersendiri setelah berhasil mengembangkan potensi budaya dan wisatanya.
Usia Tidak Menjadi Penghalang Bagi Nenek dan Lucia Manfaatkan Antrean Online./ Ist
BANTUL – Beragam inovasi telah dikembangkan oleh BPJS Kesehatan, salah satunya fitur antrean online pada Aplikasi Mobile JKN yang dapat diunduh melalui Play Store dan App Store. Peserta JKN dapat mengakses aplikasi ini melalui smartphone di manapun dan kapanpun. Digitalisasi memberikan tantangan tersendiri, terutama pada peserta lanjut usia yang belum banyak terpapar teknologi. Namun, bagi nenek dari Lucia Debi Harjanti, usia tidak lagi menjadi penghalang untuk turut serta menikmati manfaat dari fitur tersebut dalam mengakses pelayanan kesehatan sebagai peserta JKN.
Ditemui saat menemani sang nenek berjuang untuk kembali pulih setelah operasi yang dilaluinya sejak tiga minggu lalu di RS Santa Elisabeth, Jumat (28/06), Lucia mengaku antrean online sangat membantu. Terlebih jarak rumah sakit dengan rumahnya terbilang cukup jauh. Ia dapat memperkirakan waktu kedatangan ke rumah sakit agar nenek tidak menunggu terlalu lama.
“Saat belum menggunakan antren online, jika kami datang terakhir, kami mendapatkan nomor terakhir, dan perlu waktu lama untuk menunggu, Sekarang, jika besok waktunya nenek kontrol ke dokter, saya bisa mengambilkan antrean untuk nenek dari rumah menggunakan smartphone, sehingga mendapatkan nomor antrean dan pelayanan lebih awal, asalkan kami tidak datang terlambat”, jelas Lucia.
Lucia dengan setia mendampingi sang nenek untuk mengobati infeksi luka pada kakinya. Lucia khawatir karena luka nenek semakin hari semakin membesar. Sesampainya di rumah sakit, dokter menyarankan untuk melakukan tindakan operasi. Ia merasa bersyukur telah menjadi peserta JKN. “Saya selalu menggunakan JKN untuk proses pengobatan nenek. Kami tidak mengeluarkan biaya sepeserpun, baik saat operasi dilakukan, rawat inap untuk pemulihan, sampai obat-obatan saat sudah diijinkan untuk pulang. Bahkan untuk kontrol paska tindakan operasi dan kontrol tekanan darah, semuanya sudah dijamin BPJS Kesehatan,” tegas Lucia.
BACA JUGA: Kabar Gembira! Uztaz dan Takmir Masjid di Jogja Akan Dapat BPJS Kesehatan
Hari ini merupakan kontrol keenam paska operasi bagi sang nenek. Lucia selalu disiplin mengantarnya demi memastikan bekas luka operasinya sudah pulih sempurna, tidak ada infeksi, maupun pendarahan, sesuai anjuran dokter. Selain itu, ia juga ingin sang nenek selalu sehat. Di usianya yang sudah lanjut, nenek juga melakukan cek tekanan darah secara teratur untuk meminimalkan risiko hipertensi.
Lucia sempat lupa cara penggunaan fitur antrean online. Kemudian ia kembali lagi ke rumah sakit saat kontrol nenek yang pertama. Salah satu warga Sewon, Bantul, ini bertemu dengan salah satu petugas rumah sakit untuk membantunya menunjukkan langkah-langkah penggunaan antrean online.
“Ternyata caranya sangat mudah. Cukup dengan membuka Aplikasi Mobile JKN, pilih menu pendaftaran pelayanan (antrean), dan pilih jenis fasilitas kesehatan,” terang Lucia.
Lucia dan sang nenek berharap pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan terus meningkat dan BPJS Kesehatan selalu hadir bagi seluruh masyarakat Indonesia, utamanya bagi kalangan menengah ke bawah. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Desa Sejahtera Astra Bugisan memiliki daya pikat tersendiri setelah berhasil mengembangkan potensi budaya dan wisatanya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
RSUD Panembahan Senopati Bantul meluncurkan Si Banter untuk mempermudah pembayaran tagihan rumah sakit melalui digitalisasi dan QRIS.
Prabowo menyebut Indonesia menghabiskan hingga Rp535 triliun per tahun untuk impor BBM. Pemerintah mendorong kendaraan listrik dan EBT.