Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi masjid./Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja berkomitmen mendukung jaminan kesehatan masayrakatnya, termasuk takmir masjid. Ke depan, Pemkot Jogja akan memberikan program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kepada takmir masjid di Kota Jogja.
Penjabat Wali Kota Jogja, Singgih Raharjo menjelaskan peran takmir masjid sangat penting dalam menciptakan suatu kesejahteraan masyarakat terutama di dalam masjid. “Rasa keikhlasan dan dedikasi dari pengurus masjid sangat penting,” katanya, beberapa waktu lalu.
Untuk itu, Singgih mengungkapkan ke depannya takmir masjid akan diberikan bantuan berupa BPJS kesehatan yang akan segera di-launching sebelum Lebaran tahun ini. “Ini akan segera kami launching. Walaupun bantuan yang diberikan tidak banyak, tetapi ini merupakan bentuk perhatian kami kepada masyarakat,” ujarnya.
Bantuan ini tidak hanya bagi takmir, tetapi juga akan diberikan kepada ustaz dan rais yang mengabdikan diri untuk menyejahterakan masjidnya. “Saya berharap saat Ramadan ini warga selalu mendapatkan pahala yang berlimpah,” katanya.
Selain itu, dengan akan adanya bantuan ini, diharapkan dapat menjadi semangat bagi pengurus masjid. “Jangan dilihat nominalnya, tetapi ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada warga Kota Jogja,” ungkapnya.
BACA JUGA: Pemkab Kulonprogo Berdayakan Takmir Masjid Atasi Stunting
Dia berharap, ke depannya masjid tidak hanya menjadi titik kumpul umat Islam, tapi juga menjadi tempat untuk dapat bersama-sama mensejahterakan warganya. “Sehingga masayarakat bisa sejahtera bermula dari masjid,” kata dia.
Takmir Masjid Dalilatul Iman Celeban Timur, Suwardjo, mengucapkan terimakasih kepada Pemkot Jogja atas program ini. “Semoga ini akan terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi warga Kota Yogyakarta,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Kasus antraks ditemukan di Paliyan dan Semanu, Gunungkidul. Satu warga Paliyan positif, sedangkan lima kontak erat dipantau selama 60 hari.
Pilihan 10 mobil bekas di bawah Rp100 juta pada 2026, mulai Avanza hingga Karimun Wagon R, beserta estimasi harga dan tips membeli.
Menpar Widiyanti Putri Wardhana menilai kekayaan wastra Nusantara berpotensi memperkuat modest fashion sekaligus mendorong wisata belanja Indonesia.
Ratusan kilogram cabai merah keriting siap panen dicuri di Pantai Samas, Bantul. Petani diperkirakan merugi jutaan rupiah.
Polri mencatat 371 laporan kasus karhutla hingga 13 Oktober 2026, dengan 223 tersangka perorangan, sembilan korporasi, dan 30.758 hektare lahan terbakar.