WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ilustrasi masjid./Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja berkomitmen mendukung jaminan kesehatan masayrakatnya, termasuk takmir masjid. Ke depan, Pemkot Jogja akan memberikan program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kepada takmir masjid di Kota Jogja.
Penjabat Wali Kota Jogja, Singgih Raharjo menjelaskan peran takmir masjid sangat penting dalam menciptakan suatu kesejahteraan masyarakat terutama di dalam masjid. “Rasa keikhlasan dan dedikasi dari pengurus masjid sangat penting,” katanya, beberapa waktu lalu.
Untuk itu, Singgih mengungkapkan ke depannya takmir masjid akan diberikan bantuan berupa BPJS kesehatan yang akan segera di-launching sebelum Lebaran tahun ini. “Ini akan segera kami launching. Walaupun bantuan yang diberikan tidak banyak, tetapi ini merupakan bentuk perhatian kami kepada masyarakat,” ujarnya.
Bantuan ini tidak hanya bagi takmir, tetapi juga akan diberikan kepada ustaz dan rais yang mengabdikan diri untuk menyejahterakan masjidnya. “Saya berharap saat Ramadan ini warga selalu mendapatkan pahala yang berlimpah,” katanya.
Selain itu, dengan akan adanya bantuan ini, diharapkan dapat menjadi semangat bagi pengurus masjid. “Jangan dilihat nominalnya, tetapi ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada warga Kota Jogja,” ungkapnya.
BACA JUGA: Pemkab Kulonprogo Berdayakan Takmir Masjid Atasi Stunting
Dia berharap, ke depannya masjid tidak hanya menjadi titik kumpul umat Islam, tapi juga menjadi tempat untuk dapat bersama-sama mensejahterakan warganya. “Sehingga masayarakat bisa sejahtera bermula dari masjid,” kata dia.
Takmir Masjid Dalilatul Iman Celeban Timur, Suwardjo, mengucapkan terimakasih kepada Pemkot Jogja atas program ini. “Semoga ini akan terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi warga Kota Yogyakarta,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Kanker kolorektal dapat dicegah dengan pola hidup sehat, konsumsi sayur dan buah, serta skrining dini melalui program Cek Kesehatan Gratis.
Pelaku kejahatan siber menyebarkan malware melalui halaman gangguan palsu ChatGPT yang memanfaatkan fitur berbagi konten OpenAI.
Api misterius di Seyegan diduga dipicu gas metana. Tim UPN Veteran Yogyakarta meminta penghuni rumah mengungsi ke lantai dua selama sebulan.
Banjir Manado merendam 468 rumah dan memaksa 747 warga mengungsi. BNPB mencatat 968 jiwa terdampak di sejumlah kecamatan.
Veda Ega Pratama start posisi ke-13 pada Moto3 Italia 2026 di Mugello setelah mencatat waktu 1 menit 55,548 detik pada sesi kualifikasi.