Sampah Menggunung di DAM Winongo, Irigasi Sawah Tersendat
Tumpukan sampah memenuhi DAM Winongo di Bantul usai hujan deras di hulu Sleman dan sempat menghambat irigasi sawah warga.
Sejumlah Capaja AAU 2024 saat berpamitan ke Pemda DIY lantaran akan segera mengakhiri masa pendidikan mereka, Senin (1/7/2024)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Sedikitnya 113 Calon Perwira Remaja (Capaja) Akademi Angkatan Udara (AAU) Tahun 2024 berkunjung ke Pemda DIY. Kedatangan 105 Taruna dan 8 Taruni yang hadir pada kesempatan itu bermaksud untuk berpamitan seiring akan berakhirnya masa pendidikan di AAU.
Sermatutar Jofanka Hendhico Arintio dari Jurusan MKP Penerbang asal Bantul mengatakan, dirinya menempuh pendidikan selama empat tahun di AAU. Dalam masa pendidikan itu terdapat banyak hal yang telah dipelajarinya. Setiap tingkat pendidikan, kata dia punya tantangan dan kesulitan masing-masing.
"Sekarang saya bersyukur bisa sampai di tingkat empat ini sebagai Calon Perwira Remaja yang akan dilantik di Istana Negara pada 16 Juli 2024,” kata Jofanka, Senin (1/7/2024).
Jofanka menyebutkan, AAU tidak hanya mengajarkan pendidikan dari sisi akademis tapi juga pendidikan kepribadian dan karakter yang didasari oleh tiga hal yaitu disiplin, jujur, dan empati. Berbekal itu, para Capaja pun mampu menempuh pendidikan selama empat tahun serta turut melaksanakan sosialisasi dengan masyarakat DIY.
“Kami diharapkan dapat menjadi seorang Perwira yang mampu menghadapi tantangan di masa depan dan tentunya dapat bermanfaat bagi masyarakat bangsa dan negara, terutama bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ucap Jofanka.
Jofanka mengatakan, setelah diwisuda nanti dirinya akan melanjutkan pendidikan ke sekolah penerbang di Lanud Adisutjipto. “Setelah sekitar 6 bulan sampai 9 bulan, saya akan melanjutkan kedinasan di skadron yang di mana dapat di skadron angkut ataupun tempur di Indonesia,” jelas Jofanka.
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X mengatakan, berbagai pengalaman berharga yang telah diperoleh selama mengenyam pendidikan di Jogja diharap mampu menjadi obor penerang dalam pengabdian Capaja kepada negara. Pun sekaligus menjadi panduan hidup yang harmonis bersama masyarakat.
"Pada saat menerima ketugasan nanti di jajaran TNI-AU, sebagai Perwira militer yang profesional, hendaknya bekerja dan mengembangkan solidaritas tidak hanya atas dasar semangat patriotisme. Namun atas dasar keteladanan, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi serta keterampilan khusus," katanya.
Wakil Gubernur Akademi Angkatan Udara Marsekal Pertama TNI Meka Yudanto mengungkapkan, 113 Capaja AAU Tahun 2024 tersebut akan mengakhiri pendidikan di AAU yang ditandai dengan upacara penutupan pendidikan dan wisuda sarjana yang akan dilaksanakan pada 5 Juli 2024. Selanjutnya mereka akan dilantik dan diambil sumpah menjadi Perwira Angkatan Udara pada tanggal 16 Juli 2024 mendatang oleh Presiden RI di Istana Negara.
“Selama kurang lebih 4 tahun, para Capaja telah membaur dan bersosialisasi dengan lingkungan masyarakat di Jogja. Mereka sudah menganggap DIY menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kesehariannya," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tumpukan sampah memenuhi DAM Winongo di Bantul usai hujan deras di hulu Sleman dan sempat menghambat irigasi sawah warga.
Polisi ungkap penyebab kecelakaan KRL di Bekasi. Sopir taksi dinilai lalai, 16 orang tewas.
Buruh harian di Sleman nekat mencuri TV dan water heater dari kos. Pelaku kabur usai tak bayar sewa.
Banjir di Sintang Kalimantan Barat putuskan 13 jembatan gantung. Ribuan warga terdampak, distribusi bantuan terkendala.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.