Sinopsis Film Gak Ada Matinya, Ketika Kematian Ayah Justru Dianggap Jalan Keluar
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
Kekerasan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Polres Bantul angkat bicara terkait dengan kasus dugaan pengeroyokan terhadap A, 17, korban kecelakaan di Jalan Samas, tepatnya di Dengokan, Srigading, Sanden, Bantul, beberapa waktu lalu. Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menyebut terduga pelaku pengeroyokan terhadap A, mengarah ke dua orang pelaku.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widhyana mengatakan dari hasil penyelidikan sementara dan hasil pemeriksaan saksi terhadap kasus dugaan pengeroyokan terhadap A, telah mengarah kepada dua orang terduga pelaku. Hanya saja, terkait dengan identitas, kedua terduga pelaku, Jeffry masih enggan mengungkapkan.
"Memang sudah mengarah ke dua orang terduga pelaku. Sampai saat ini kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap 17 orang. Tidak hanya pelapor dan korban tapi juga sejumlah orang terkait kasus tersebut," kata Jeffry, Senin (8/7/2024).
Menurut Jeffry, ada fakta baru dari penyelidikan yang dilakukan oleh kepolisian. Fakta baru tersebut adalah, ZH-korban yang meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas. Sedangkan A yang bersama-sama dengan ZH, diamankan oleh warga dan sempat diinterogasi karena diduga dituduh ebagai pelaku klitih. A, diamankan warga di gedung selatan lokasi kejadian dan sempat dikeroyok.
Selain itu, A, juga sempat ditanyai oleh beberapa orang terkait kepemilikan senjata tajam (sajam). Saat itu, ungkap Jeffry, A menjawab tidak membawa sajam. Namun, A kemudian dipukul sebanyak empat kali pada bagian wajah tepatnya di bagian pipi sebelah kanan.
Menurut Jeffry, usai pemukulan tersebut, A kemudian diajak oleh beberapa orang masuk ke gedung. Disana, A diinterogasi dengan kondisi tidak memakai baju dan celana. A, hanya menggunakan kolor saat diinterogasi. Korban juga diminta tiarap tangannya diinjak sambil dijambak rambutnya. Korban, kata Jeffry, juga dipukul di bagian kepala beberapa kali. Lalu, ditendang di bagian badan sebelah kanan sebanyak satu kali.
BACA JUGA : Gara-gara Batalkan COD Kaos, Warga Sewon Bantul Dianiaya
"Ini diperkuat dengan hasil visum. Ada dua luka lecet geser pada bagian bibir atas, paha kiri dan punggung kaki kiri," kata Jeffry.
Pada hasil visum juga terlihat adanya perdarahan minimal pada bantalan gusi dan gigi taring atas sebelah kanan yang tanggal. "Hasil visumnya seperti itu," ucapnya. Sebelumnya, A, melaporkan kejadian dugaan pengeroyokan terhadapnya ke Polsek Sanden, pada Jumat (21/6/2024) siang. A, mengaku didatangi warga dan dituduh sebagai klitih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.