Event Budaya Diklaim Mampu Dongkrak Kunjungan Wisatawan di Bantul

Stefani Yulindriani Ria S. R
Stefani Yulindriani Ria S. R Selasa, 09 Juli 2024 12:37 WIB
Event Budaya Diklaim Mampu Dongkrak Kunjungan Wisatawan di Bantul

Pengunjung mengikuti Festival Layangan di pantai Samas, Sabtu-Minggu (9-10/9/2023)/ist Dinas Pariwisata Bantul

Harianjogja.com, BANTUL—Jumlah wisatawan yang mengunjungi Bantul pada pekan pertama Juli 2024 meningkat dibandingkan minggu terkahir bulan Juni. Kenaikan jumlah wisatawan tersebut dinilai didongkrak adanya event budaya.

Sub Koordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dinas Pariwisata (Dinpar) Bantul, Markus Purnomo Adi menyampaikan peningkatan jumlah wisatawan tersebut juga didorong dengan adanya event perayaan 1 Muharram di Bantul di Kawasan Pantai Selatan.

BACA JUGA: Harga Tiket Masuk Museum Benteng Vredeburg dan Jam Buka

Saat itu Dinpar Bantul menyelenggarakan beberapa perayaan tradisi budaya antara lain Labuhan Goa Cemara. Dia mencatat pada malam 1 Muharam atau pada Sabtu (6/7/2024) Kawasan Pantai Selatan Bantul dikunjungi 19.263 orang wisatawan.

Pada pada Minggu (7/7/2024) Pantai Goa Cemara dikunjungi sekitar 8.500-10.000 orang. Sementara kunjungan wisata pada 1-7 Juli 2024 terdapat 82.532 orang wisatawan. Dari jumlah tersebut, Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diraih mencapai Rp1.190.107.000. "[Jumlah wisatawan yang berkunjung pada 1-7 Juli 2024 ke Bantul] naik 29% dari seminggu yang lalu," katanya, Selasa (9/7/2024).

Menurut dia, wisatawan yang berkunjung selama akhir pekan pada 5-7 Juli 2024 meningkat 33% dibandingkan dengan akhir pekan sebelumnya. Pada akhir pekan tersebut, wisatawan yang berkunjung mencapai 50.824 orang. Dari situ PAD yang diraih mencapai Rp736.166.500.

Sekretaris Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul, Slamet Pamuji mendorong wisata pantai di sisi selatan DIY dapat mendorong peningkatan ekonomi masyarakat dan wilayah. Dia menuturkan potensi budaya yang ada di desa wisata di wilayah Pantai Selatan dinilai dapat menarik minat wisatawan.

BACA JUGA: Makan Murah di Jogja, Pasar Beringharjo Gudangnya Makanan Legendaris

"Semua potensi budaya ada di Bantul, seni pertunjukan, dan beberapa tari-tarian lainnya yang masuk sebagai wisata budaya tak benda disini," katanya.

Dia mengatakan, Goa Cemara Bantul yang merupakan sentra perlindungan penyu diharapkan jadi daya tarik wisata tersendiri bagi masyarakat. Dia pun mendorong Pokdarwis, dan pengelola destinasi wisata dapat meningkatkan pelayanan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online