Selundupkan 1,3 Ton Ketamin, 8 Awak MV King Sun Jadi Tersangka
Bareskrim menetapkan delapan awak MV King Sun sebagai tersangka penyelundupan 1.298 kg ketamin di perairan Tanjung Berakit.
Sejumlah nelayan menghitung hasil tangkapan bersama pengepul ikan di Pantai Congot, Kamis (4/10/2018)./Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, KULONPROGO—Untuk membangkitkan kembali budaya bahari dalam upaya meningkatkan ekonomi masyarakat dan ketersediaan pangan protein hewani.di Kabupaten Kulonprogo, pemerintah setempat memggelar lomba gerbang segoro
Kepala Dinas Kelautan dan Perikan (DKP) Kulonprogo Trenggono di Kulon Progo, Rabu (10/7/2024), mengatakan tujuan dari lomba itu adalah meningkatkan kesadaran, peran, dan partisipasi pemangku kepentingan, meningkatkan sumber daya manusia (SDM) pemangku kepentingan yang kompetitif, profesional, dan akuntabel.
"Lomba gerbang segoro ini dalam upaya membangkitkan kembali budaya bahari untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan ketersediaan pangan protein hewani, serta meningkatkan kolaborasi/ kegotongroyongan antarpemangku kepentingan bidang kelautan dan perikanan," kata Trenggono.
Ia mengatakan pelaksanaan lomba gerbang segoro dimulai Kamis (11/7) sampai 25 Juli 2024. Lomba dilaksanakan di setiap kapanewon. Hari pertama di Kapanewon Sentolo.
Sasaran evaluasi dan penilaian lomba gerbang segoro adalah kelompok pelaku utama perikanan wanita kelompok pembudidaya perikanan (pokdakan) dan kelompok pengolah dan pemasar (poklahsar) yang sudah teregister.
"Pokdakan dan poklahsar harus terdaftar di DKP Kulon Progo," katanya.
BACA JUGA: 5 Kelompok Nelayan Kulonprogo Dapat Izin Penangkapan Benur
Trenggono mengatakan lomba gerbang segoro dibagi menjadi dua kategori yakni kategori poklahsar dan kategori pokdakan. Unsur penilaian poklahsar meliputi inovasi masakan/olahan ikan, kelembagaan, dan aspek pemberdayaan ekonomi.
Unsur penilaian kategori pokdakan meliputi aspek teknis, aspek administrasi dan aspek pemberdayaan.
Dia mengatakan masing-masing kategori memiliki tim penilaian sendiri yakni dari praktisi budidaya perikanan, independen dan swasta/asosiasi untuk kategori pokdakan. Sedangkan tim penilai untuk kategori poklahsar adalah ketua TP PKK, independen, dan praktisi bidang kelautan perikanan.
Tim penilai memberikan hasil seleksi lomba berupa hasil penilaian kelompok pada enam kategori yakni juara I, juara II, juara III, juara harapan I, juara harapan II dan juara harapan III dengan mendapatkan hadiah lomba yang fantastik.
"Tim juri menilai secara profesional supaya produk dari poklahsar dan pokdakan benar-benar menjadi motor penggerakan ekonomi masyarakat," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: DKP Kulon Progo gelar lomba "gerbang segoro" tumbuhkan budaya bahari
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bareskrim menetapkan delapan awak MV King Sun sebagai tersangka penyelundupan 1.298 kg ketamin di perairan Tanjung Berakit.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.