5 Dosen UPN Jogja Disanksi, Terbukti Lakukan Pelecehan Verbal
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.
Suasana acara khitan massal yang digelar Dinas Kesehatan di Klinik Pratama Adera pada Sabtu (13/7/2024). /Istimewa - Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Ratusan anak mengikuti khitan massal yang diselenggarakan Dinkes Sleman. Tindakan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan di Kabupaten Sleman, khususnya pada kalangan anak-anak.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengungkapkan khitan masal menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas kesehatan di Kabupaten Sleman. Dengan menanamkan tujuan kebersihan kepada anak, Kustini berharap banyak anak-anak yang semakin paham akan pentingnya khitan.
BACA JUGA : Kustini Serahkan SK Perpanjangan Masa Jabatan 258 BPKal di Sleman
"Dengan khitan, Insyaallah anak akan terhindar dari berbagai risiko penyakit. Ini menjadi awal yang bagus. Insya Allah juga sekaligus meningkatkan taraf kesehatan masyarakat Kabupaten Sleman," tutur Kustini pada Sabtu (13/7/2024) di Klinik Pratama Adera.
Kustini mengimbau kepada orangtua dan pendamping, agar selalu menanamkan norma-norma kebaikan kepada anak. Seiring dengan pertambahan usia anak, Kustini berharap para orangtua juga dapat semakin bijak dalam mendidik anak-anak. Harapannya anak-anak di Kabupaten Sleman dapat terhindar dari dampak negatif pergaulan yang buruk.
"Saya titip agar anak-anak dididik secara tepat, sesuai dengan usia mereka dan sesuai dengan potensi yang mereka miliki. Sebagai orangtua, mari kita dampingi agar anak-anak kita terhindar dari pergaulan yang buruk," tegasnya.
Plt. Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Sleman, Dini Melani menuturkan acara khitan massal ini diikuti oleh 100 anak. Pelaksanaannya pun disebar di klinik-klinik binaan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman.
BACA JUGA : Pemkab Sleman Belajar Pengembangan Ecotourism di Banyuwangi
Tak hanya khitan massal Dinkes Sleman juga menggelar sejumlah acara bakti sosial. "Selain khitan juga dilaksanakan bakti sosial pemasangan 60 IUD, kemudian ada baksos lansia dan disabilitas yang kemarin sudah terlaksana," tuturnya.
Dini berharap berharap, kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Kabupaten Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.
Film horor supernatural Passenger resmi tayang di bioskop Indonesia mulai 27 Mei 2026 dengan kisah perjalanan penuh teror misterius.
Apple menggagalkan 1,1 miliar akun palsu dan memblokir transaksi penipuan Rp36 triliun di App Store sepanjang 2025.
Alex Marquez absen di MotoGP Italia dan Hungaria akibat cedera serius. Gresini Racing menunjuk Michele Pirro sebagai pengganti di Mugello.
Penumpang kereta api di wilayah Daop 6 Jogja tembus 33.406 orang selama libur Iduladha 2026. KAI tambah tujuh perjalanan KA tambahan
Brad Binder buka suara soal perbandingan Valentino Rossi dan Marc Marquez. Akui The Doctor adalah pahlawan dan standar tertinggi di MotoGP.