Hunian Hotel di Kota Jogja Naik, Wisatawan Domestik Masih Mendominasi
BPS mencatat tingkat hunian hotel di Kota Jogja naik pada Juni 2026. Wisatawan domestik masih mendominasi dengan porsi 96,38 persen.
Ilustrasi dana untuk pendidikan./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dana Keistimewaan (Danais) dikucurkan untuk mendukung peningkatan pendidikan di DIY. Pendidikan Khas Jogja (PKJ) yang tahun ini diselenggarakan di Bantul pun mendapat kucuran anggaran tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Nugroho Eko Setyanto menjelaskan Danais yang digunakan untuk pendidikan tersebut masuk dalam tahun anggaran 2024.
Anggaran tersebut dikucurkan untuk sosialisasi dan penyediaan buku penunjang pembelajaran PKJ di DIY. "Danais dimasukkan ke anggaran Disdikpora. Nanti buku PKJ dibagikan kepada kepala sekolah," katanya, Selasa (16/7/2024).
Meski begitu, Nugroho mengaku tidak hafal jumlah anggaran Danais yang diterima untuk program tersebut.
Dia menuturkan saat ini pihaknya telah melakukan sosialisasi terkait penyelenggaraan PKJ kepada semua kepala sekolah. Kemudian, menurut Nugroho, sosialiasi tersebut dapat diteruskan kepada semua guru dan siswa.
Dia menuturkan nantinya PKJ akan diimplementasikan dalam mata pelajaran yang telah ada. "Diintegrasikan dengan muatan lokal bahasa Jawa," ujarnya.
BACA JUGA: Pertengahan Tahun Ini, Pendidikan Khas Kejogjaan Diterapkan di Seluruh Sekolah
Nugroho mengaku tahun ini Danais juga dikucurkan dalam bentuk beasiswa bagi siswa-siswi yang mengalami kesulitan ekonomi.
Lebih lanjut, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdkpora) DIY, Didik Wardaya menuturkan program beasiswa kartu cerdas tahun ini diselenggarakan dengan menyasar 14.500 orang siswa tingkat SMA/SMK sederajat.
Dari jumlah tersebut, ada 6.500 orang siswa jenjang SMA dan 8.000 orang siswa jenjang SMK yang akan diberikan beasiswa. "Setiap siswa nantinya akan mendapat bantuan Rp1,5 juta, yang dikirim langsung ke rekening siswa," katanya.
Sementara Kepala SMAN 1 Bantul, Ngadiya menuturkan pihaknya mendapatkan alokasi program beasiswa pendidikan tersebut tahun ajaran 2023/2024.
Dia menuturkan pihaknya mendapat beasiswa Kartu Cerdas dan Inklusi bagi siswa berkebutuhan khusus. "Kalau untuk siswa baru belum terdata," katanya.
Sementara dia menuturkan akan kembali mengajukan beasiswa tersebut tahun ini. Dia menuturkan pengajuannya sekitar Agustus-September 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS mencatat tingkat hunian hotel di Kota Jogja naik pada Juni 2026. Wisatawan domestik masih mendominasi dengan porsi 96,38 persen.
Zulhas mendorong teknologi pirolisis sebagai pelengkap PSEL yang diperkirakan baru menangani 22 persen timbulan sampah nasional.
X mengganti program Revenue Sharing dengan Original Content Rewards mulai 8 September 2026 dan memperketat syarat monetisasi kreator.
Harga emas Antam di Pegadaian hari ini, Minggu 9 Agustus 2026, naik Rp42.000 menjadi Rp2.798.000 per gram.
Nagasaki memperingati 81 tahun serangan bom atom AS dengan seruan pelucutan senjata nuklir dan penolakan terhadap penggunaan senjata nuklir.
Nelayan 65 tahun, Rubino, tenggelam di Pantai Kesirat Gunungkidul. Hingga Minggu pagi, pencarian lewat laut dan darat belum membuahkan hasil.