Motor Curian Dijual Rp2,3 Juta, Warga Karangmojo Ditangkap Polisi
Polsek Wonosari menangkap pelaku curanmor asal Karangmojo yang menjual motor curian ke Kota Jogja seharga Rp2,3 juta.
Sejumlah siswa di SMK Muhammadiyah Pakem mengikuti kegiatan MPLS dengan materi tentang kebencanaan yang diisi oleh tim dari BPBD Sleman. Selasa (16/7/2024) ist
Harianjogja.com, SLEMAN—BPBD Sleman melakukan sosialiassi tentang kesiapsiagaan bencana ke puluhan sekolah. Kegiatan ini menjadi rangkaian program masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) di tahun ajaran 2024-2025.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Sleman, Bambang Kuntoro mengatakan, pihaknya ikut diundang menjadi pembicara dalam kegiatan MPLS di tahun ajaran baru yang dimulai sejak Senin (15/7/2024).
BACA JUGA: Gudang Penyimpanan Limbah Kayu Putih di Tahura Bunder Gunungkidul Terbakar
Hingga kini, sudah ada jadwal untuk sosialisasi tentang kebencanaan lebih di 70 sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMA sederajat. "Sudah ada 72 sekolah yang meminta diberikan sosialisasi tentang mitigasi kebencanaan. Sesuai jadwal, pelaksanaan akan berlangsung hingga Senin [29/7/2024],” kata Bambang, Selasa (16/7/2024).
Meski jadwal jadi semakin padat, ia memberikan apresiasi kepada sekolah yang meminta dilakukan sosialisasi tentang kebencanaan. Untuk pelaksanaan, BPBD menerjunkan 30 perseonel guna mengisi materi dalam program kesiapsiagaan di lingkungan sekolah.
Menurut dia, materi yang diberikan berkaitan dengan potensi bencana di lingkungan sekitar serta cara bertindak pada saat terjadi bencana alam. Diharapkan program ini dapat memberikan pemahaman bagi para siswa tentang mitigasi bencana yang dapat diterapkan pada saat terjadi bencana alam.
“Kami juga lakukan simulasi gempa dengan melibatkan para siswa. Mudah-mudahan ini bisa memberikan manfaat tentang masalah kebencanaan,” katanya.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Makwan menambahkan, program kesiapsiagaan kebencanaan terus dilakukan. Selain melakukan sosialisasi ke sekolah, juga dilaksanakan dengan memperluas jaringan kalurahan Tangguh bencana di Bumi Sembada.
Dia mengatakan, Kabupaten Sleman memiliki 86 kalurahan. Dari jumlah itu, sudah ada 81 kalurahan yang berstatus kalurahan Tangguh bencana.
“Tinggal lima kalurahan lagi dan kami target sudah terbentuk di akhir tahun ini sehingga semuanya bisa menyandang sebagai kalurahan Tangguh bencana,” kata Makwan.
Dia menjelaskan, lima wilayah yang belum memilik status kalurahan Tangguh bencana meliputi Nogotirto di Kapanewon Gamping, Kalurahan Sendangadi dan Sumberadi, Mlati. Selanjutnya di Kapanewon Minggir ada Kalurahan Sedangarum, Sedangmulyo.
“Pembentukan sudah dimulai dan berlangsung di Kalurahan Nogotirta. Empat kalurahan lainnya menyusul sehingga di akhir tahun semua sudah terbentuk sebagai kalurahan tangguh bencana,” katanya.
Makwan mengungkapkan, pembentukan kalurahan Tangguh bencana sebagai bagian dari mitigasi kebencanaan. Diharapkan melalui program ini dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan sumber daya masyarakat sehingga terbentuk masyarakat tangguh menghadapi bencana.
“Di dalam pembentukan juga ada simulasi bencana dengan upaya penagangan yang melibatkan relawan dan warga sekitar. Ini nantinya bisa menjadi bekal penangnaan pada saat terjadi bencana di wilayah masing-masing,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polsek Wonosari menangkap pelaku curanmor asal Karangmojo yang menjual motor curian ke Kota Jogja seharga Rp2,3 juta.
Casemiro dipastikan tampil saat Manchester United menghadapi Nottingham Forest dalam laga kandang terakhirnya di Old Trafford.
Kemenag menggelar sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 H malam ini. Iduladha 2026 diperkirakan jatuh pada 27 Mei.
Waspada Wangiri Fraud, modus missed call internasional yang bisa menguras pulsa dan membuat tagihan telepon membengkak.
Jepang, Uzbekistan, China, dan Australia lolos ke semifinal Piala Asia U-17 2026 usai melewati laga dramatis di perempat final
PSIM Jogja menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung malam ini. Tim tamu datang dengan tekanan besar dari ancaman degradasi.