Pembangunan TPST di Kawasan Selatan Gunungkidul Tak Kunjung Jelas, Ini Alasannya

Andreas Yuda Pramono
Andreas Yuda Pramono Rabu, 17 Juli 2024 09:47 WIB
Pembangunan TPST di Kawasan Selatan Gunungkidul Tak Kunjung Jelas, Ini Alasannya

Ilustrasi-Proses pengolahan sampah di TPST Tamanmartani di Kalurahan Tamanmartani, Kalasan. – Harian Jogja/David Kurniawan

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gunungkidul menyampaikan bahwa jawatannya telah membuat detail engenering design (DED) untuk dua tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) yang berada di Kalurahan Baleharjo, Wonosari dan Banjarejo, Tanjungsari.

Khusus rencana pembangunan di Kalurahan Banjarejo, DLH mengaku belum dapat melangkah lebih jauh. Pasalnya, ketiadaan anggaran membuat rencana pembangunan TPST terganjal.

Kepala DLH Gunungkidul, Antonius Hary Sukmono mengatakan jawatannya telah melakukan pengadaan lahan di Kalurahan Banjarejo seluas lima hektar (ha) untuk membangun TPST. TPST ini utamanya menjadi upaya antisipasi ledakan timbulan sampah di kawasan selatan menyusul tingginya aktivitas pariwisata dan pembukaan jalur jalan lintas selatan (JJLS) yang berimplikasi pada pertumbuhan ekonomi baru.

DLH Gunungkidul juga telah berkomunikasi dengan Paniradya Pati Kaistimewan, Aris Eko Nugroho ihwal pendanaan pembangunan TPST di kawasan selatan Gunungkidul. Rencana pembangunan ini juga merupakan wujud dukungan Pemkab Gunungkidul terhadap visi-misi Gubernur DIY dalam mengembangan kawasan selatan sebagai bangkitan ekonomi baru DIY.

“Semua sudah siap, baik DED maupun lahan, tinggal dananya. Pemkab Gunungkidul juga sudah mencari sumber pendanaan lewat Kementerian-PUPR, tapi Kementerian memang baru merespon rencana pembangunan TPST di Kalurahan Baleharjo,” kata Hary dihubungi, Selasa, (17/7).

Terlepas dari ketidakpastian pembangunan TPST di Kalurahan Banjarejo, Hary menegaskan pembangunan TPST Kalurahan Baleharjo yang berada di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Wukirsari telah sampai pada tahap persiapan teknis di lokasi.

BACA JUGA: Timbulan Sampah Semakin Banyak, Pemkab Gunungkidul Siapkan Lahan Baru Untuk TPST

Ada perluasan hingga empat ha di TPA Wukirsari. Kata Hary, pengolahan sampah tidak lagi dalam bentuk TPA dalam waktu yang akan datang.

Hary berharap pembangunan TPST di Kalurahan Baleharjo dapat terlaksana pada 2025, meski operasionalnya menurut dia baru akan dilakukan pada 2026.

“Kami sedang menghitung kapasitas TPST Baleharjo bersaman tim ahli Kementerian-PUPR. Kapsitas kan berkaitan dengan mesin atau alat-alat di sana. Ini baru kami pastikan,” katanya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Mohamad Arif Aldian mengaku jawatannya masih berkoordinasi dengan Pemda DIY mengenai kemungkinan pendanaan dari danais untuk TPST Banjarejo.

“Untuk saat ini kami sedang berproses di Pemerintah Pusat untuk pembangunan TPA Wukirsari menjadi TPST,” kata Arif.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online