Pria Berinisial S Rusak Palang Pintu KA dan Tantang Petugas di Sleman
Mahasiswa berinisial S ditangkap Polsek Gamping setelah merusak palang KA Banyumeneng. Aksinya dilakukan saat mabuk dan merugikan Rp2 juta.
Dishub Sleman melakukan pemeliharaan halte pada tahun 2024./Istimewa -- Dishub Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Perhubungan Sleman terus melakukan pemeliharaan sejumlah halte yang tersebar di wilayah Kabupaten Sleman untuk mendukung keberadaan transportasi umum.
Kasi Sarana dan Prasarana Dishub Sleman, F.S. Adriarto menyebutkan halte di bawah kewenangan Dishub Sleman saat ini jumlahnya mencapai 12 buah. Mayoritas halte-halte tersebut dibangun di dekat area sekolah, pasar hingga sejumlah fasilitas umum lainnya. "Ada di pasar, di tempat umum, kebanyakan di sekitar sekolah sejolah," jelas Adri, Rabu (17/7/2024).
BACA JUGA: Antisipasi Bencana Kekeringan, BPBD Sleman Siapkan Ratusan Tangki Air Bersih
Beberapa tahun silam pembangunan halte banyak didirikan di rute-rute trayek angkutan umum pedesaan (angkudes). Hanya saja, keberadaan angkudes saat ini semakin minim, beberapa halte dimanfaatkan untuk rute Trans Jogja.
"Kebetulan dari [pengelola] Trans Jogja memfasilitasi rambu-rambu di sekitar halte, kami pasang dijalur Trans Jogja," tambahnya.
Ditilik dari kondisinya, halte-halte yang ada saat ini terbilang masih cukup bagus. Hanya saja pemeliharaan halte seperti perbaikan kerusakan kecil rutin dilakukan oleh Dishub Sleman.
"Kami pelihara untuk kebersihan, untuk [memperbaiki] kalau ada yang patah itu bisa kami las kembali. Untuk fungsinya masih berfungsi dengan baik," tegasnya.
Pembersihan yang dilakukan untuk menghilangkan coretan-coretan di halte maupun poster-poster atau iklan yang kerap di tempel pada halte. Adapun kerusakan kecil berupa korosi atau kursi yang patah. Hingga Juli ini, pemeliharaan telah dilakukan di seluruh halte milik Dishub Sleman.
"Kursinya itu kan tidak full tertutup seperti Trans Jogja, jadi terbuka masih gampang rusak. Tapi sedikit-sedikit kita benahi," ujarnya
Dari pandangan Adri, penambahan kebutuhan akan halte angkutan umum ini masih diperlukan. Khususnya penambahan untuk menunjang rute Trans Jogja juga di area sekitar sekolah hingga di sekitar kawasan bisnis maupun wisata.
"Secara total mungkin sekitar 10 [tambahan halte]," tandasnya.
Kepala Dishub Sleman, Arip Pramana menambahkan pemeliharaan halte bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan para penggunanya. Meski secara fungsional masih tergolong bagus, adanya coretan atau poster-poster iklan di halte dinilai dapat mengurangi kenyamanan masyarakat.
"Rutin kami laksanakan untuk [pemeliharaan] halte," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mahasiswa berinisial S ditangkap Polsek Gamping setelah merusak palang KA Banyumeneng. Aksinya dilakukan saat mabuk dan merugikan Rp2 juta.
PLN siagakan 45.000 personel dan cadangan daya 9 GW untuk mengamankan kelistrikan nasional saat HUT ke-81 RI.
Dua desainer kebaya dari DIY lolos tingkat regional Fatmawati Trophy 2026 dan akan bersaing di tingkat nasional di Bali pada Oktober 2026.
Gempa NTT M7,7 membuat lebih dari 5.000 warga mengungsi. Tiga kabupaten menetapkan status tanggap dan siaga darurat.
Gebyar Fest 81 Bank Jateng melibatkan 1.100 debitur dengan penyaluran kredit Rp279 miliar serta 453 booth UMKM.
Promo 17 Agustus 2026 hadir dari KAI, Ancol, CFC, Kopi Kenangan hingga Gramedia dengan diskon dan paket hemat.