UGM Temukan Residu PVC di Lokasi Api Misterius Seyegan
UGM menemukan residu PVC di lokasi fenomena api Seyegan, Sleman. Tim peneliti menyimpulkan sumber api bukan berasal dari gas alam dan kini fokus mencari pemanti
Ilustrasi Reno Sangaji (kiri)./Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Salah satu kandidat yang berpotensi meramaikan Pilkada Sleman 2024, Reno Candra Sangaji masih menunggu hasil penjaringan dari sejumlah parpol tempatnya mendaftar beberapa waktu lalu. Bila berhasil mengantongi surat tugas di posisi bakal calon wakil bupati, Reno kepengin membawa aspirasi Gen Z serta pelaku UMKM.
Reno Candra Sangaji yang saat ini masih menjabat sebagai Lurah Condongcatur itu mengaku hingga kini belum mengantongi surat tugas atau surat rekomendasi dari partai tempatnya mendaftar.
Reno sebelumnya memang mengikuti penjaringan bakal calon kepala daerah di partai Golkar, Nasdem, Gerindra dan PKB. "Belum ada informasi dari partai tempat kami mendaftar, belum ada informasi. Karena kami mendaftar untuk posisi wakil bupati, jadi dari partai juga belum memberikan informasi, kemudian juga belum ada pembicaraan apapun," ucap dia, Rabu (17/7/2024).
Di empat partai itu, Reno mantab membidik posisi bakal calon wakil bupati. Reno punya alasan sendiri mengapa membidik posisi tersebut, salah satu pertimbangannya adalah situasi politik terkini. "Kami melihat situasi politik seperti ini tentu saja kami juga pada posisi yang daya tawarnya tidak cukup untuk Sleman 1 [bupati]. Mungkin keterpelihannya juga," kata dia.
BACA JUGA: Kustini dan Harda Berebut Rekomendasi PKS untuk Maju di Pilkada Sleman
Bila mengantongi surat tugas atau surat rekomendasi untuk maju sebagi calon wakil bupati, Reno mengaku siap belerja sama sengan calon bupati yang diusung nantinya. Reno ingin mewadahi aspirasi anak muda dengan bekal memimpin wilayah Condongcatur yang didominasi menjadi pusat aktivitas anak muda.
Tak hanya generasi muda, Reno juga ingin membawa aspirasi UMKM. Terlebih selama menjabat sebagai Lurah Condongcatur, wilayah Condongcatur sangat lekat dengan lini usaha, bisnis maupun UMKM yang tengah berkembang. "Apalagi dunia UMKM di sini kan sangat kencang. Salah satunya bagaimana UMKM jadi prioritas pertama ke depannya," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGM menemukan residu PVC di lokasi fenomena api Seyegan, Sleman. Tim peneliti menyimpulkan sumber api bukan berasal dari gas alam dan kini fokus mencari pemanti
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,8 miliar untuk rehabilitasi 615 RTLH pada 2026. Program dimulai Juli dan menjangkau seluruh kapanewon.
Gojek Luncurkan Jalan Jajan Gojek Yogyakarta untuk Permudah Wisatawan Jelajahi Destinasi dan Kuliner di Jogja
FSPMI Jatim menyebut dua pabrik komponen otomotif tidak tutup total meski relokasi ke Vietnam. Namun, sekitar 5.000 buruh berpotensi terdampak PHK.
umah Sakit (RS) JIH Yogyakarta berkolaborasi dengan SJD Barcelona Children's Hospital menggelar JIH Medical Elevation 2026 di Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Selas
Kejagung menyita Lamborghini Aventador milik tersangka kasus korupsi tambang bauksit PT QSS di Kalbar. Sejumlah aset lain turut diamankan.