Hainan Larang Mobil Bensin 2030, Jadi Percontohan Kendaraan Listrik
Hainan larang penjualan mobil bensin mulai 2030, target 45% EV. China uji coba elektrifikasi di provinsi kepulauan dengan insentif & kemandirian energi 54%.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat berkunjung ke Desa Wisata Krebet di Pajangan,,Bantul, Sabtu (20/7/2024) siang/ Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL—Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno berharap Desa Wisata Krebet di Pajangan, Bantul, mampu mengikuti langkah dari Desa Nglanggeran, Gunungkidul naik kelas dunia.
Hal ini diungkapkan oleh Menteri Sandiaga saat menyerahkan penghargaan kepada Desa Krebet yang masuk dalam daftar 50 Desa Terbaik dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024, di Desa Krebet, Pajangan, Bantul, Sabtu (20/7/2024) siang.
BACA JUGA: Dinas Pariwisata Bantul Siapkan Banyak Event untuk Sedot Wisatawan, Ini Daftarnya
Menurut Sandiaga, Desa Wisata Krebet sangat mempesona, utamanya dalam hal ekonomi kreatif dan budaya yang njawani. Dan, Sandiaga menyatakan jika dirinya pernah ke Desa Wisata Krebet pada 2021 lalu untuk melihat langsung terkait kerajinan batik tulis di desa tersebut.
"Dan, Kemenparekraf telah menjadikan produk kerajinan batik tulis disini menjadi souvenir dalam berbagai event internasional yang diselenggarakan di Indonesia. Mulai dari G20 sampai ASEAN Summit," karanya.
Menurut Sandiaga, keberhasilan Desa Krebet masuk dalam daftar 50 Desa Terbaik dalam ADWI 2024 tidak lepas dari kerja keras sejumlah pihak. Baik masyarakat dan mitra strategis telah bekerja keras dan menjadikan Desa Wisata Krebet maju sampai seperti saat ini.
Bahkan, berkat kerja keras dan kemajuannya, Sandiaga menilai Desa Wisata Krebet memiliki peluang besar untuk meraih juara nasional pada ADWI 2024.
“Dan, saya berharap anugerah ini menjadikan kelompok di Desa Wisata Krebet mampu membawa desanya ke tingkat dunia," katanya.
Dengan demikian, masih kata Sandiaga, nantinya, Desa Wisata Krebet mampu menyusul Desa Nglanggeran menjadi Desa Wisata terbaik kelas dunia.
Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo mengaku bangga karena Desa Wisata Krebet meraih prestasi nasional. Ia berharap prestasi ini membawa kebaikan untuk perkembangan masyarakat.
"Semoga ini menjadi pemicu agar meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan bisa mendapatkan prestasi tingkat nasional lainnya," harapnya.
Ketua Pengelola Desa Wisata Krebet, Agus Jati Kumara mengungkapkan, di Desa Wisata Krebet ada 300 kelompok yang fokus pada produk kerajinan batik kayu dan wayang. Selain itu, saat ini pihaknya tengah mengembangkan wisata atraksi dengan menyediakan 100 unit kendaraan untuk off road.
"Dan, kami berharap ini akan mampu meningkatkan pemberdayaan dan kian meningkatkan perekonomian masyarakat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hainan larang penjualan mobil bensin mulai 2030, target 45% EV. China uji coba elektrifikasi di provinsi kepulauan dengan insentif & kemandirian energi 54%.
Prabowo menegaskan Indonesia terbuka bagi semua negara yang ingin bermitra dengan prinsip saling menguntungkan saat groundbreaking LNG Abadi Masela.
KFC Jepang menutup aplikasi pemesanan setelah mitra logistik Nichirei Group terkena serangan siber yang mengganggu distribusi bahan baku.
Penerimaan PBB-P2 Bantul mencapai Rp34,8 miliar hingga Juni 2026. Pemkab menyiapkan insentif bagi kalurahan yang melunasi pajak tepat waktu.
Pemotor di Turi, Sleman, tertimpa pohon melinjo setelah pohon kelapa roboh. Korban masih menjalani perawatan di RSUD Sleman.
Presiden Prabowo meresmikan pembangunan Blok Masela senilai Rp376,02 triliun yang ditargetkan mulai berproduksi pada 2029 hingga 2030.