Sulit Menikmati Uang Meski Sudah Mapan? Mungkin Ini Penyebabnya
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
Wisatawan bersiap menyewa ATV di Pantai Parangtritis./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL— Gumuk Pasir yang ada di kawasan Pantai Parangtritis yang merupakan salah satu Geopark Jogja bakal dinilai oleh tim nasional. Penilaian dilakukan untuk ditingkatkan statusnya menjadi Geopark Nasional.
Untuk itu, Dinas Pariwisata (Dinpar) Bantul mengimbau agar pelaku wisata tidak melakukan aktivitas di Kawasan Gumuk Pasir saat dilakukan penilaian tersebut.
Kepala Dispar Bantul, Saryadi mengatakan terkait dengan keberadaan wisata jip dan ATV, pihaknya akan berdiskusi dengan pelaku wisata terkait dengan pengajuan dari Pemda DIY terkait dengan gumuk pasir barchan sebagai geopark nasional.
Rencananya, Dispar juga akan mempertemukan antara pelaku wisata gumuk pasir barchan dengan pengelola geopark gumuk pasir agar kehidupan pelaku wisata tetap berjalan, tanpa mengganggu restorasi dari gumuk pasir barchan. "Jadi biar ada win-win solution. Restorasi gumuk pasir berjalan, teman-teman pelaku wisata tetap juga bisa mencari penghidupan," ucapnya.
BACA JUGA: Dispar Bantul Larang Aktivitas dan Jip Wisata Selama Penilaian Gumuk Pasir sebagai Geopark Nasional
General Manager Badan Pengelola Geopark Jogja, Dihin Abrijanto, mengatakan saat ini gumuk pasir barchan tinggal 17 hektare.
Penyusutan tersebut disebabkan oleh sejumlah faktor. Selain keberadaan jip wisata dan kendaraan ATV, permukiman, faktor lain adalah adanya los usaha.
Tidak sampai di situ, Dihin menilai penyusutan juga tidak lepas dari kebijakan pengelolaan pada era dahulu yang mengubah kawasan gumuk pasir menjadi kawasan hijau.
Atas kondisi tersebut, Dihin mengaku saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan instasi terkait untuk mempercepat upaya konservasi gumuk pasir. Agar gumuk pasir tetap terawat dan tidak punah karena lahannya yang semakin menyusut.
"Kami juga menggandeng para pakar akademisi, untuk melakukan melakukan kajian atas keberadaan gumuk pasir," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
BRIN mengembangkan grafit artifisial dari limbah batu bara untuk bahan baku baterai EV dengan tingkat kesesuaian struktur mencapai 96,8%.
PSS Sleman imbang 1-1 Persita dalam uji coba. Pieter Huistra menilai fisik, taktik, dan mental pemain menunjukkan progres.
76 Paskibraka Nasional 2026 dikukuhkan di Istana Negara. Mereka bercerita tentang seleksi, perjuangan melawan minder, hingga persiapan bertugas.
Pidato Prabowo 14 Agustus 2026 memuat RAPBN 2027, renovasi puskesmas, sekolah, bursa komoditas, energi surya hingga motor listrik.
Upah kupas bawang Rp700.000 per kilogram disebut Prabowo. Di Pasar Legi Solo, jasa kupas bawang ternyata sekitar Rp2.000 per kilogram