Klitih Terjadi di Jalan Kretek-Siluk Bantul hingga Korban Patah Tulang, Ini Penjelasan Polisi

Jumali
Jumali Sabtu, 27 Juli 2024 11:17 WIB
Klitih Terjadi di Jalan Kretek-Siluk Bantul hingga Korban Patah Tulang, Ini Penjelasan Polisi

Kekerasan jalanan atau klitih. - Ilustrasi/Freepik

Harianjogja.com, BANTUL—Dugaan aksi klitih yang terjadi di wilayah DIY kian meresahkan masyarakat. Terbaru aksi klitih terjadi di Jalan Kretek-Siluk, Ngentak, Seloharjo, Pundong, Bantul pada Jumat (26/7/2024) sore. Akibat dari kejadian itu, satu dari dua remaja tersebut mengalami patah tulang akibat menabrak buk [penanda aliran air]. Petugas dari Polres Bantul masih terus melakukan penyelidikan terkait dugaan aksi klitih tersebut.

Kasi Humas Polres Bantul I Nengah Jeffry Prana Widhyana mengatakan, saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait dengan kejadian tersebut. Polisi juga telah mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP.

BACA JUGA : Usai Dihajar Massa, Pelaku Klitih di Sleman Diserahkan ke Polisi

"Beberapa barang bukti seperti motor korban dan pecahan botol telah kami amankan. Saat ini kasus ini masih dalam lidik," kata Jeffry, Sabtu (27/7/2024).

Jeffry mengunggukapkan, dugaan aksi klitih tersebut terjadi saat R, dan T, warga Selopamioro, Bantul berboncengan sepeda motor melaju dari Siluk ke Kretek pada Jumat (26/7/2024) sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat sampai di sekitar lapangan Blali, Seloharjo, Pundong, keduanya bertemu dengan rombongan bermotor yang terdiri dari tiga unit motor jenis matic. Saat berpapasan, kedua korban hendak dipukul oleh pelaku dengan alat sejenis pedang. Karena ketakutan, keduanya akhirnya melarikan diri dengan cara masuk ke jalan kampung.

Setelah merasa aman, keduanya keluar dari jalan kampung dan kembali masuk ke Jalan Kretek-Siluk dengan tujuan ke Imogiri. "Ternyata, para pelaku ini masih menghadang. Bahkan, kedua korban saat di Jalan Ngentak, Seloharjo, Pundong, Bantul kembali hendak dipukul dengan pedang. Beruntung mereka bisa menghindar," terang Jeffry.

Meski sempat menghindar dari sabetan pedang, namun, para pelaku kata Jeffry juga melemparkan bekas botol minuman. Beruntung botol tersebut tidak mengenai kedua korban.

BACA JUGA : Seorang Pelajar di Bantul Dikeroyok, Kemudian Dipaksa Bawa Celurit Supaya Dikira Pelaku Klitih

"Kedua korban sendiri oleng dan menabrak buk di pinggir jalan. Rombongan pelaku hendak menghampiri kedua korban, tapi banyak warga yang datang, sehingga mereka langsung pergi," ucap Jeffry.

Akibat kejadian tersebut, motor milik korban mengalami kerusakan pada body bagian depan. Sedangkan salah satu korban mengalami luka-luka di bagian kepala, patah tulang bahu kanan dan lutut kaki kiri sobek.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online