Ratusan Pendidik PAUD di DIY Dilatih Literasi Digital

Sunartono
Sunartono Sabtu, 03 Agustus 2024 16:27 WIB
Ratusan Pendidik PAUD di DIY Dilatih Literasi Digital

Sebanyak 157 pendidik Paud di DIY dilatih terkait pengembangan literasi digital di SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Sabtu (3/8/2024). /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 157 pendidik Paud di DIY dilatih terkait pengembangan literasi digital di SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Sabtu (3/8/2024). Pelatihan itu sebagai upaya untuk pengembangan lembaga pendidikan PAUD di bawah Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) DIY dalam merespons perkembangan teknologi.

Ketua Majelis Puad Dasar dan Menengah PWA DIY Yuni Purwati menjelaskan sebanyak 157 pendidik Paud tersebut berasal dari perwakilan lima kabupaten dan kota di DIY. Ia menjelaskan sejumlah materi yang diberikan antara lain terkait cara mengedit video menggunakan aplikasi ponsel.

BACA JUGA : Tok! DPRD Kulonprogo Setujui Hibah Bangunan Milik Pemkab, Bumdesma Temon Kini Punya Gedung

Hal ini untuk mendorong promosi lembaga Paud lewat medsos agar dikenal masyarakat. Selain itu pendidik Paud juga dilatih pengembangan website. Harapannya melalui website lembaga Paud bisa mengungg berbagai konten menarik lebih panjang dan bisa tersebar luaskan.

"Kegiatan direncanakan akan dituntaskan sebanyak 3 seri agar tuntas untuk penguatan literasi serta praktik produk video dan website nya, sesi ketiga akan segera menyusul pelaksanaannya," ujarnya.

Yuni mengatakan seluruh satuan pendidikan di Aisyiyah harus respons terhadap perkembangan teknologi dan memanfaatkannya sebagai media promosi sekaligus pembelajaran. "Melalui kegiatan ini diharapkan sekolah TK maupun PAUD ‘Aisyiyah se DIY dapat dikenal oleh dunia luar, melalui video – video kreatif yang diupload di media sosial dan website sekolah," ujarnya.

BACA JUGA : Miris! Ratusan Guru PAUD yang Mengajar Sejak 2015 di Bantul Tidak Dapat Honor

Ia mendorong sekolah Aisyiyah khususnya jenjang TK/Paud jangan sampai ketinggalan teknologi. Pengelola sekolah melalui kepala sekolah dan tim digital harus mampu membuat lembaga pendidikannya dikenal masyarakat luas bahkan mancanegara. "Ini bisa dilakukan lewa konten mendidik di masing-masing sekolah," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online