OpenAI Wajibkan Update ChatGPT di Mac Sebelum 12 Juni
OpenAI mewajibkan pengguna ChatGPT di Mac memperbarui aplikasi sebelum 12 Juni 2026 usai insiden keamanan siber internal.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Bantul memberikan perhatian khusus terkait dengan tingginya korban kekerasan anak di Bantul.
Dari Januari hingga Juni 2024, UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) yang berada di bawah DP3APPKB Bantul mencatat ada 40 anak yang menjadi korban kekerasan. Jumlah itu bisa saja bertambah, karena banyak kasus yang tidak dilaporkan, diekspos atau disimpan sendiri.
BACA JUGA : Kasus Pelecehan di Gunungkidul, Polres Tetapkan Guru Ngaji Jadi Tersangka
Kepala DP3APPKB Bantul, Ninik Istitarini mengatakan berbagai upaya telah dilakukan jawatannya untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak. Salah satunya adalah dengan mengoptimalkan peran dari Satgas PPA. Selain itu, DP3APPKB Bantul juga bekerja sama dengan sejumlah mitra untuk membantu penanganan kekerasan terhadap anak baik sebagai pelopor maupun pelapor.
"Kemitraan ini tidak hanya mengkampanyekan pentingnya melawan kekerasan namun juga melaporkan supaya korban tertangani. Kami harapkan bisa bersama-sama, menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi pertumbuhan anak-anak,” kata Ninik, di komplek Pemkab II Manding, Minggu (4/8/2024).
Menurut Ninik, perlindungan anak di Kabupaten Bantul tidak hanya sekedar predikat semata. Tapi, juga sebuah komitmen untuk memberikan perlindungan, penghargaan dan pelayanan terbaik kepada anak-anak. Oleh karena itu, DP3APPKB Bantul telah memiliki program untuk anak, seperti meningkatkan aktivitas pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya.
"Ini bertujuan membentuk karakter positif anak dengan melibatkan mereka," ujarnya.
Selain itu, DP3APPKB Bantul juga memiliki program pengasuhan positif melalui peningkatan peran keluarga dan mendorong peran pemangku kepentingan dalam pemenuhan hak anak. Tak sampai disitu, Ninik menyatakan jika Pemkab terus mendorong keterlibatan masyarakat dan berbagai mitra untuk mendukung pengimplementasian Bantul Kabupaten Layak Anak. "Caranya dengan menurunkan kekerasan terhadap anak,” ungkap Ninik.
Sekda Bantul, Agus Budi Raharja mengugkapkan, Pemkab Bantul berkomitmen memberikan perlindungan dan pemenuhan hak bagi seluruh anak. Sebab, anak adalah aset berharga bagi bangsa dan negara.
"SUdah menjadi tugas kita memastikan bahwa hak-hak mereka diakui, dilindungi, dan dipenuhi hak-haknya. Kami berharap seluruh lembaga, maupun praktisi masyarakat dapat terus menjaga komitmennya menjadikan Bantul rumah bersama bagi semua anak," ucap Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OpenAI mewajibkan pengguna ChatGPT di Mac memperbarui aplikasi sebelum 12 Juni 2026 usai insiden keamanan siber internal.
Ribuan warga hadir dalam pengajian dan sholawatan HUT ke-110 Sleman. Bupati tekankan pembangunan spiritual dan kebersamaan.
Chelsea resmi menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih baru. Simak profil, kontrak, dan target The Blues di musim mendatang.
Westlife bakal konser di GBK Jakarta 2027. Simak jadwal presale, harga tiket lengkap, dan cara beli tiketnya di sini.
PSM vs PERSIB jadi laga penentu juara. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan kondisi terbaru kedua tim di sini.
Sidang Isbat 1 Zulhijah 1447 H digelar hari ini oleh Kemenag. Cek jadwal lengkap dan link live streaming penetapannya.