Update Korban Banjir Nepal-China: 1.280 Tewas, 5.620 Masih Hilang
Banjir bandang Nepal-China menewaskan 1.280 orang dan membuat lebih dari 5.620 orang hilang. Operasi pencarian memasuki pekan kedua.
Pakar dari berbagai perguruan tinggi membahas terkait investasi syariah dalam The 5 th International Short Course The Growth and Challenges of Sharia Investment Products for Sustainable and Inclusive Finance in the Digital Age di UIN Sunan Kalijaga pada Senin (29/07/2024. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Pakar dari berbagai perguruan tinggi membahas terkait investasi syariah dalam The 5 th International Short Course The Growth and Challenges of Sharia Investment Products for Sustainable and Inclusive Finance in the Digital Age di UIN Sunan Kalijaga pada Senin (29/07/2024.
Sejumlah pakar keuangan syariah lintas negara yang hadir antara lain Syarah Syahira Yusoff dari IIUM, Malaysia; Assoc Prof Hakan Aslan dari Sakarya University, Turki; Imran Haider dari Faculty of Business and Law Curtin University, Australia dan lain-lain. Kegiatan itu dibuka oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga Profesor Al Makin.
BACA JUGA : BPD DIY Syariah Berikan Edukasi dan Literasi Keuangan bagi Kader Muhammadiyah
Dekan FEBI UIN Sunan Kalijaga Afdawaiza menyatakan kegiatan itu diikuti peserta dari berbagai institusi terkemuka dan berbagai belahan dunia yang membawa beragam perspektif dan pengalaman. Pertemuan itu mengkaji pertumbuhan dan tantangan produk investasi syariah untuk keuangan berkelanjutan dan inklusif di era digital. Tujuannya untuk memberikan pemahaman tentang prinsip investasi syari’ah, menganalisis faktor pertumbuhan dan peluang yang muncul.
"Short course ini menyoroti peran investasi syariah dalam mempromosikan keuangan berkelanjutan dan inklusif, mengkaji dampak teknologi digital, dan mengkesplorasi solusi inovatif. Program ini memberikan gambaran komprehensif tentang keuangan Islam," ujarnya.
Ia mengatakan kondisi ekonomi fluktuatif menjadi tantangan bagi seluruh sistem keuangan termasuk sistem keuangan syariah. Meski demikian, sistem keuangan syariah memiliki banyak fitur yang membuatnya lebih tangguh dan stabil dalam menghadapi krisis dibandingkan konvensional. Prinsip pembagian risiko, transaksi berbasis aset, larangan bunga, transparansi dan etika investasi berkontribusi terhadap stabilitas keuangan syari’ah.
"Penting untuk terus menyempurnakan instrumen dan regulasi yang mendukung sistem keuangan syariah agar lebih efisien dalam menghadapi tantangan dan perekonomian global," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Banjir bandang Nepal-China menewaskan 1.280 orang dan membuat lebih dari 5.620 orang hilang. Operasi pencarian memasuki pekan kedua.
Harga emas Pegadaian hari ini, Sabtu 5 September 2026, mencakup Antam, UBS, dan Galeri 24 lengkap dengan harga buyback.
Kemlu memastikan dampak kabut asap karhutla lintas negara ditangani melalui kerja sama ASEAN dan koordinasi dengan negara tetangga.
Prabowo meminta penertiban kawasan hutan dilakukan tegas, profesional, transparan, dan akuntabel. Hasil penanganan diumumkan September 2026.
China menangkap 52 warga Singapura di Guangxi terkait dugaan skema piramida. Investigasi masih berlangsung dan Singapura meminta informasi.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp84.000 per kg. Simak daftar harga pangan nasional menurut PIHPS 5 September 2026.