Belasan Dapur MBG di Sleman Masih Berhenti Beroperasi
Sebanyak 11 SPPG di Sleman menghentikan operasional sementara akibat kendala renovasi, IPAL, dan administrasi.
Foto ilustrasi pemilahan sampah botol plastik - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gunungkidul menyampaikan ada tujuh bank sampah yang telah didirikan pada semester pertama 2024. Bank sampah ini menjadi upaya Pemkab untuk mengelola sampah dan menjaga kelestarian lingkungan.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Gunungkidul, Eko Suharso mengatakan bank sampah tersebut masih akan didirikan lagi hingga mencapai target sepuluh bank sampah.
Tujuh bank sampah yang telah berdiri yaitu bank sampah di SD Siyono III, di Padukuhan Perbutan, Sumberjo, Nglipar Kidul, Jeruk Legi, Ngrandu, dan Ngeblak.
“Masih akan ditambah lagi di wilayah Saptosari bersama anak-anak KKN UIN,” kata Eko dihubungi, Senin, (5/8/2024).
Eko menambahkan pembentukan bank sampah selama ini menggunakan fasilitasi pendanaan dari bermacam sumber seperti tanggung jawab sosial perusahaan, pemerintah kabupaten, dan mandiri. Adapun mahasiswa KKN biasanya akan menyalurkan bantuan langsung ke warga sasaran dengan wujud bak-bak sampah.
BACA JUGA: Pilkada Jogja, Heroe Poerwadi dan Singgih Raharjo Mulai Gerilya ke Partai Politik
Pembentukan bank sampah sebenarnya bebas. Meski target pembentukan bank sampah oleh DLH telah tercapai, warga tetap dapat mendirikan. Semakin banyak bank sampah, maka akan semakin banyak sampah terkelola. Dengan begitu, upaya pelestarian lingkungan dapat tercapai.
“Kami juga bekerja sama dengan PKK [pemberdayaan kesejahteraan keluarga], dasa wisma,” katanya.
Eko menjelaskan terdapat beberapa tantangan pengembangan bank sampah. Salah satunya yaitu pelapak yang sering berhutang atau pelapak nakal.
Mereka kadang mengambil barang atau sampah di bank sampah dan memberi harga tinggi. Namun mereka tidak akan langsung membayar.
“Jadi kalau bubar, biasanya ada pengaruh dari pelapaknya. Nanti dari yang membuat bank sampah itu kadang males mengembangkan karena dihutangi kan,” ucapnya.
Atas kejadian itu, DLH akan membantu bank sampah untuk menyalurkan ke pelapak lain yang meski memberi harga lebih rendah namun tidak berhutang. Artinya ada kepastian pemasukan.
Disinggung perihal standardisasi harga jenis sampah di bank sampah, DLH tidak membuatnya. Harga tersebut mengikuti harga pasar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 11 SPPG di Sleman menghentikan operasional sementara akibat kendala renovasi, IPAL, dan administrasi.
Tambahan dana transfer ke daerah telah dihitung pemerintah dan kini menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Kodim 0706/Temanggung menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Temanggung saat debit sumber air mulai menurun.
Indonesia All Stars siap menghadapi Aston Villa di SUGBK pada 1 Agustus 2026. Brandon Scheunemann masuk skuad bersama Ezra Walian, Zé Valente, dan Hokky Caraka.
RUU Perampasan Aset disebut ditolak DPR ramai di media sosial. Pengamat menegaskan pembahasan masih berjalan dan mengingatkan publik agar tidak terjebak hoaks.