Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Kepala Daerah - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Mantan Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi mulai gencar mengumpulkan dukungan dari partai di luar PAN yang menaunginya untuk maju dalam Pilkada 2024.
Hal yang sama dilakukan mantan Penjabat Wali Kota Jogja Singgih Raharjo yang resmi pensiun sebagai PNS per 1 Agustus 2024. Singgih menyebut mulai menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik.
“Setelah saya resmi tanggal 1 Agustus pensiun, saya komunikasi dengan partai partai yang kemudian untuk penjajagan pencalonan. Sekarang dinamikanya masih berjalan, komunikasi terus dengan beberapa partai,” ujar Singgih saat dihubungi, Senin (5/8/2024).
Ia mengaku menjalin komunikasi dengan hampir semua partai. Namun beberapa partai yang cukup potensial diantaranya Gerindra, PPP dan PKS.
“Pertama Gerindra, kedua saya juga komunikasi dengan PPP, PKS, kita lakukan komunikasi, ya hampir semua partai,” ungkapnya.
Untuk target pencalonan, ia mengaku menyesuaikan dengan dinamika politik yang berkembang. Namun ia berharap mencalonkan sebagai Wali Kota Jogja. “Melihat situasi, dinamika. Karena masih berproses terus. Saya tidak bisa menentukan sendiri, karena ada partai politik. Tapi ya berharap kita yang bisa mengambil kebijakan penuh,” katanya.
Untuk langkah di luar mekanisme partai, ia menyampaikan sampai saat ini masih terus menjalin silaturahmi dengan berbagai komunitas.
“Saya memang bergaul di tengah komunitas, sejak di kebudayaan, pariwisata, dekat dengna komunitas. Jadi kalau dulu sering komunikasi, sekarang ya masih komunikasi, jadi bagian dari menjalin silaturahmi,” kata dia.
BACA JUGA: Mengatasi Keruwetan Sampah Rumah Tangga, Pemkab Sleman Bakal Tambah Satu TPST
Sedangkan Heroe Poerwadi, menuturkan ia bersama DPC PAN Kota Jogja sudah menjalin komunikasi maupun kunjungan resmi ke beberapa partai. Namun dari kegiatan tersebut, sampai saat ini belum ada yang sudah mengerucut pada koalisi.
“Dari beberapa partai yang sudah komunikasi dan kunjungan resmi, ada yang masing-masing mengajukan calon juga. Misal PAN jelas mengajukan AB 1 [Wali Kota], PDIP juga mengajukan AB 1 [calon Wali Kota Jogja], Golkar juga mengajukan AB 1,” katanya.
Sedangkan Gerindra AB 1 dan AB 2 atau wakil wali kota, kemudian Nasdem mengajukan dua kandidat untuk AB 2, PKS mengajukan tiga kandidat untuk AB 2. Adapun PPP dan PKB sejauh ini tidak mengusulkan nama, walaupun tetap melakukan rekrutmen internal dan survei.
“Karena ada yang AB 1 dengan AB 1, seperti Golkar, PDIP, PAN, masih AB 1 semua, mungkin ada diskusi tapi belum ada kemajuan, masih dalam posisi AB 1 semua. Saat ini masih mencoba mencari alternatif untuk AB 2-nya. komunikasi masih belum selesai,” ungkapnya.
Selain PAN, rekomendasi dari DPP juga belum ada yang keluar untuk mengusung Heroe Poerwadi. “Karena di antara partai dan kandidat masih dalam posisi masing masing. yang AB 1 dengan AB 2 juga tetap ada proses komunikasi tapi belum final,” kata dia.
Meski demikian, ia juga melihat belum ada partai yang menutup kemungkinan untuk berkoalisi walau sama-sama mengajukan AB 1.
“Yang sama-sama kandidat AB 1 nanti kita komunikasi, artinya bisa siapa tahu yang sama-sama AB 1 kemudian menyiapkan juga AB 2-nya,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.