Anggrek Mikro Batang Toru Jadi Penanda Kondisi Ekologis Hutan
Anggrek mikro di Batang Toru disebut menjadi penanda kondisi ekologis hutan yang tertekan kerusakan habitat dan perubahan iklim.
Pilkada 2024 - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO— Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kulonprogo menemukan 324 pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) masih masuk dalam daftar pemilih Pilkada 2024.
Anggota Bawaslu Kulonprogo Isnaini di Kulonprogo, Selasa, mengatakan hasil pengawasan Bawaslu di 12 kapanewon (kecamatan) pada pelaksanaan pencocokan dan penelitian dari 24 Juni sampai 24 Juli 2024, semua pemilih sudah dapat coklit.
"Kami dalam pengawasan menemukan ada 324 pemilih yang tidak memenuhi syarat, namun masih masuk daftar pemilih," kata Isnaini.
Ia mengatakan temuan tersebut disebabkan oleh beberapa sebab antara lain meninggal dunia, pindah domisili, masuk TNI/Polri. Ada 162 pemilih yang memenuhi syarat (MS) tetapi tidak masuk daftar pemilih karena memasuki usia 17 tahun, pensiun dari TNI/Polri, warga baru pindah domisili. Selain itu, ada 444 pemilih penyandang disabilitas.
Pada tahap ini Bawaslu melakukan pengawasan melekat dan uji petik terhadap proses pelaksanaan coklit oleh pantarlih.
Dalam proses coklit, Bawaslu Kulonprogo dan jajaran pengawas mengeluarkan empat saran perbaikan tertulis, yakni saran untuk Kalibawang, satu di Kokap dan satu di Nanggulan dan beberapa saran perbaikan yang disampaikan secara lisan.
BACA JUGA: Cegah Kerawanan dalam Pilkada 2024, Bawaslu Kulonprogo Gencarkan Pengawasan
"Semua saran tersebut sudah ditindaklanjuti oleh KPU dan jajarannya sampai pantralih," katanya.
Isnaini mengatakan ketika semua hal sudah di komunikasikan dengan baik oleh PKD dan panwascam kepada pantarlih, PPS dan PPK diharapkan data pemilih sudah semakin akurat dan mutakhir.
"Kami berharap pada saat pleno penetapan daftar pemilih sementara tidak ditemukan pemilih TMS," katanya.
Sebelumnya, Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kabupaten Kulonprogo Ria Harlinawati mengatakan pelaksanaan pencocokan dan penelitian data pemilih Pilkada 2024 sudah mencapai 100 persen dari data pemilih tetap terakhir 348.412 pemilih.
Pelaksanaan pencocokan dan penelitian (coklit) di 753 tempat pemungutan suara (TPS) sesuai waktu yang ditetapkan yakni 24 Juni - 24 Juli 2024.
"Coklit sudah terlaksana 100 persen, artinya 1.383 Pantarlih telah selesai melakukan pendataan pemilih," kata Ria.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Anggrek mikro di Batang Toru disebut menjadi penanda kondisi ekologis hutan yang tertekan kerusakan habitat dan perubahan iklim.
Remaja di Sragen ditembak airsoft gun hingga terluka. Pelaku kemudian dikeroyok dan dirawat di RSSP Sragen. Polisi masih menyelidiki.
Desil 1-5 masih berpeluang menerima bansos 2026. Simak cara cek desil dan status penerima bantuan melalui laman Kemensos.
Lumbung Mataraman mendorong pemanfaatan pekarangan dan lahan belum tergarap untuk memperkuat pangan berbasis potensi lokal di DIY.
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang memasuki hari kelima. Sebanyak 22 warga mengalami batuk dan sesak napas akibat terdampak asap.
Luhut mengajak Tsinghua berkolaborasi meneliti 435 spesies herbal Indonesia di IT Del melalui riset genomik dan teknologi kecerdasan buatan.