Laba Anjlok 90 Persen, Subaru Hentikan Proyek EV Internal
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Taman Srigading yang sedang dibangun/ Pemkal Srigading
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kalurahan Srigading, Sanden, Bantul menargetkan pembangunan kawasan terpadu Taman Srigading yang berada di Jalan Samas, selesai pada akhir tahun ini.
Keberadaan kawasan terpadu Taman Srigading diharapkan tidak hanya mendukung status Srigading sebagai desa budaya dan desa maritim, namun juga meningkatkan perekonomian masyarakat di desa tersebut.
Lurah Srigading, Sanden, Prabawa Suganda mengatakan, pembangunan kawasan terpadu Taman Srigading diatas lahan Sultan Ground seluas 1,6 hektare menggunakan Dana Keistimewaan (Danais) senilai Rp4,1 miliar. Taman terpadu tersebut tidak hanya diisi fasilitas playground, food court, panggung budaya, joging track, lapangan bola, lapangan voli, dan sportcenter.
BACA JUGA: Dapat Danais Rp5 Miliar, Dusun Wota-Wati Bangun Jalan Tembus ke Pantai Sadeng
"Dan ini sesuai dengan visi misi dari Ngarso Dalem yang ingin mengembangkan DIY, dengan menjadikan kawasan selatan sebagai muka DIY. Ini momen bagi kami dari Kalurahan Srigading untuk mengembangkan diri dan memberikan manfaat bagi warga kami," kata Bowo-panggilan akrab Prabawa Suganda, Selasa (6/8/2024).
Menurut Bowo, diharapkan keberadaan kawasan terpadu Taman Srigading akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus mewadahi keinginan masyarakat akan tempat representatif untuk mengembangkan bakat mereka. Sebab, di kawasan tersebut, tidak hanya ada UMKM yang akan berjualan, namun aktivitas olahraga, dan wisata juga bisa berjalan di tempat tersebut.
"Saat ini pembangunannya sudah mencapai 40 persen. Akhir tahun ini kami targetkan selesai pembangunannya," ungkap Bowo.
Disinggung mengenai konsep kawasan terpadu Taman Srigading, Bowo mengungkapkan, nantinya di tempat tersebut ada sebanyak 17 UMKM yang akan ditampung di lapak food court. Jumlah itu bisa bertambah, karena Pemkal Srigading berkeinginan agar UMKM yang ada di wilayahnya bisa dioptimalkan untuk berjualan di tempat tersebut.
"Untuk pengaturannya nantiya akan diatur dalam Peraturan Kalurahan," jelas Bowo,
Selain itu, untuk meramaikan keberadaan kawasan terpadu Taman Srigading, Bowo menuturkan, pihaknya telah menyusun sejumlah rencana. Salah satunya adalah mengoptimalkan keberadaan panggung budaya dan lapangan di kawasan tersebut untuk menggelar acara.
"Sehingga ini akan membuat kawasan ini selalu ramai. Alhasil akan berdampak kepada peningkatan perekonomian warga kami," ucap Bowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Kemlu RI mengecam tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0 dan terus mengupayakan pembebasan WNI yang ditangkap.
Talud Sungai Gajah Wong di Bantul ambrol dan mendekati jembatan. DPRD DIY mendesak penanganan darurat sebelum musim hujan tiba.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.