Mobil Listrik Bisa Bikin Mabuk Perjalanan? Ini Penyebabnya
Studi ungkap mobil listrik lebih rentan picu mabuk perjalanan. Simak penyebab dari pengereman regeneratif hingga layar besar dan cara mengatasinya.
Taman Srigading yang sedang dibangun/ Pemkal Srigading
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kalurahan Srigading, Sanden, Bantul menargetkan pembangunan kawasan terpadu Taman Srigading yang berada di Jalan Samas, selesai pada akhir tahun ini.
Keberadaan kawasan terpadu Taman Srigading diharapkan tidak hanya mendukung status Srigading sebagai desa budaya dan desa maritim, namun juga meningkatkan perekonomian masyarakat di desa tersebut.
Lurah Srigading, Sanden, Prabawa Suganda mengatakan, pembangunan kawasan terpadu Taman Srigading diatas lahan Sultan Ground seluas 1,6 hektare menggunakan Dana Keistimewaan (Danais) senilai Rp4,1 miliar. Taman terpadu tersebut tidak hanya diisi fasilitas playground, food court, panggung budaya, joging track, lapangan bola, lapangan voli, dan sportcenter.
BACA JUGA: Dapat Danais Rp5 Miliar, Dusun Wota-Wati Bangun Jalan Tembus ke Pantai Sadeng
"Dan ini sesuai dengan visi misi dari Ngarso Dalem yang ingin mengembangkan DIY, dengan menjadikan kawasan selatan sebagai muka DIY. Ini momen bagi kami dari Kalurahan Srigading untuk mengembangkan diri dan memberikan manfaat bagi warga kami," kata Bowo-panggilan akrab Prabawa Suganda, Selasa (6/8/2024).
Menurut Bowo, diharapkan keberadaan kawasan terpadu Taman Srigading akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus mewadahi keinginan masyarakat akan tempat representatif untuk mengembangkan bakat mereka. Sebab, di kawasan tersebut, tidak hanya ada UMKM yang akan berjualan, namun aktivitas olahraga, dan wisata juga bisa berjalan di tempat tersebut.
"Saat ini pembangunannya sudah mencapai 40 persen. Akhir tahun ini kami targetkan selesai pembangunannya," ungkap Bowo.
Disinggung mengenai konsep kawasan terpadu Taman Srigading, Bowo mengungkapkan, nantinya di tempat tersebut ada sebanyak 17 UMKM yang akan ditampung di lapak food court. Jumlah itu bisa bertambah, karena Pemkal Srigading berkeinginan agar UMKM yang ada di wilayahnya bisa dioptimalkan untuk berjualan di tempat tersebut.
"Untuk pengaturannya nantiya akan diatur dalam Peraturan Kalurahan," jelas Bowo,
Selain itu, untuk meramaikan keberadaan kawasan terpadu Taman Srigading, Bowo menuturkan, pihaknya telah menyusun sejumlah rencana. Salah satunya adalah mengoptimalkan keberadaan panggung budaya dan lapangan di kawasan tersebut untuk menggelar acara.
"Sehingga ini akan membuat kawasan ini selalu ramai. Alhasil akan berdampak kepada peningkatan perekonomian warga kami," ucap Bowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Studi ungkap mobil listrik lebih rentan picu mabuk perjalanan. Simak penyebab dari pengereman regeneratif hingga layar besar dan cara mengatasinya.
Pemkab Banyumas menargetkan Trans Banyumas kembali beroperasi 17 September 2026 setelah layanan berhenti sejak 30 Agustus.
JJLS Kelok 23 dibuka, Dispar Bantul akan mengevaluasi dampaknya terhadap kunjungan wisatawan dan masa depan TPR pantai.
KAI Daop 6 Yogyakarta melayani 1,26 juta penumpang KA jarak jauh pada Agustus 2026, naik 19% dibanding periode sama 2025.
Pelajar Gunungkidul didorong melek politik, memahami etika demokrasi, serta menggunakan hak pilih secara bijak sebagai pemilih pemula.
Suahasil Nazara resmi menjadi Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Simak profil, pendidikan, karier, dan pandangan fiskalnya.