Pengadaan Seragam Dinas Senilai Rp3,7 Miliar di Gunungkidul Dibatalkan
Pemkab Gunungkidul batalkan pengadaan seragam Rp3,7 miliar karena efisiensi dan dialihkan ke program prioritas daerah.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul memastikan proyek perbaikan empat ruas jalan strategis rampung tepat waktu pada 2025 dengan total anggaran Rp7,5 miliar.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPRKP Gunungkidul, Wadiyana, merinci empat titik perbaikan jalan yang menjadi fokus pemerintah kabupaten sepanjang tahun 2025:
- Jalan Umbulrejo–Genjahan (Kapanewon Ponjong): Rp3,5 miliar.
- Jalan Playen–Gembol: Rp2 miliar.
- Jalan Kenteng–Tambakromo (Kapanewon Ponjong): Rp390 juta.
- Kawasan Pantai Sepanjang (Kalurahan Kemadang, Tanjungsari): Rp1,6 miliar.
“Proyek ini didanai melalui pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025. Meski pengerjaan dilakukan pada triwulan keempat, seluruh target rampung sebelum pergantian tahun,” ujar Wadiyana, Kamis (1/1/2026).
Wadiyana menambahkan, penyelesaian proyek yang lebih cepat ini didukung oleh mekanisme penunjukan rekanan melalui e-katalog. Sistem ini dinilai jauh lebih efisien dan memangkas waktu birokrasi dibandingkan proses lelang konvensional.
“Seluruh proses dipastikan sesuai dengan regulasi dan ketentuan yang berlaku. Selain memperbaiki kondisi jalan rusak, fokus kami adalah mempermudah aksesibilitas masyarakat serta menekan angka kerawanan kecelakaan,” imbuhnya.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntarningsih, telah meresmikan langsung hasil pengerjaan infrastruktur tersebut. Ia menegaskan bahwa pembangunan jalan merupakan program prioritas untuk memperkuat konektivitas wilayah serta memperlancar arus barang dan jasa.
“Rekonstruksi ini bertujuan meningkatkan kualitas jalan agar keamanan dan kenyamanan pengguna semakin baik. Dengan jalan yang mulus, produktivitas ekonomi masyarakat di berbagai sektor dapat tumbuh lebih pesat,” kata Endah.
Bupati yang akrab disapa Mbak Endah ini juga mengimbau warga agar menjaga infrastruktur yang sudah dibangun. “Manfaatkan jalan ini dengan baik dan tetap taati aturan lalu lintas. Jangan berkendara melebihi batas kecepatan demi keselamatan bersama,” pesannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul batalkan pengadaan seragam Rp3,7 miliar karena efisiensi dan dialihkan ke program prioritas daerah.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.