DPAD DIY Ajak Anak Muda Tetap Optimistis Hadapi Zaman
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
DPW PKB) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) di Hotel Pandanaran, Yogyakarta, (3/8/2024). Ist
JOGJA—Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) di Hotel Pandanaran, Yogyakarta, (3/8/2024).
Ketua DPW PKB DIY Agus Sulistiyono mengatakan, pelaksanaan Muskerwil membahas tentang rencana kerja DPW PKB DIY dan sosialisasi hasil Musyawarah Kerja Nasional (Muskernas) DPP PKB.
"Muskerwil kali ini bertujuan membahas rencana kerja PKB DIY dan sosialisasi hasil Muskernas kemarin." Ujar Agus.
BACA JUGA: Tolak Ajakan Gerindra Dukung Harda, DPC PKB: Kami Punya Tokoh Potensial
Sekretaris DPW PKB DIY Umaruddin Masdar mengatakan, ada 3 (tiga) agenda prioritas yang dibahas dan akan menjadi rekomendasi bersama.
Diantara 3 agenda yang dibahas yang utama adalah penegasan PKB sebagai Partai Politik yang turut berperan dalam agenda meningkatkan kualitas hidup, kehidupan dan penghidupan warga sesuai dengan visi Politik Rohmatan Lil 'Alamin.
"Politik Rohmatan Lil 'Alamin terus kita bangkitkan dan harus menjadi perhatian untuk seluruh kader PKB DIY." Ungkap Umar.
Agenda prioritas yang kedua membahas terkait agenda PKB sebagai Partai Politik yang peduli masyarakat yang kurang mampu dan mereka yang membutuhkan advokasi khusus.
"Sejak didirikan, PKB komitmen terhadap masyarakat kurang mampu. Gus Muhaimin selalu mengingatkan kepada kita semua sebagai pengurus PKB agar tidak melupakan pelayanan terhadap masyarakat. Perlu kami tegaskan kepada seluruh pengurus dan kader PKB DIY." Ungkapnya.
Muskerwil juga membahas terkait persiapan konsolidasi penguatan mesin Partai menghadapi Pilkada 2024.
Dalam acara Muskerwil tersebut, tampak hadir Jajaran Dewan Syuro dan Dewan Tanfidz DPW PKB DIY, Pengurus DPC PKB se-DIY dan para Kiai NU diantaranya KH. Masrur Ahmad (Ketua Dewan Syuro DPW PKB DIY), Ibu Nyai Ida Fatimah Zainal (Wakil Ketua Dewan Syuro DPW PKB DIY), Rois Syuriah PWNU DIY KH. Masud Masduki dan Wakil Ketua Tanfidziyah KH. Chasan Abdullah yang sekaligus Ketua Pengelola Politik Jamaah (PPJ) Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Harga cabai rawit merah tembus Rp73.500 per kg. PIHPS juga mencatat harga telur ayam, beras, bawang, dan minyak goreng masih tinggi.
Iran mendesak AS mencabut sanksi dan membebaskan aset yang dibekukan di tengah ketegangan kawasan serta konflik Selat Hormuz.
Sebanyak 3.393 PPPK paruh waktu di Bantul resah kontrak berakhir September 2026 di tengah pembatasan belanja pegawai daerah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tak henti-hentinya mempromosikan potensi investasi di wilayahnya kepada para investor baik dalam negeri maupun luar negeri.
Kelurahan Keparakan menggelar pelatihan menulis aksara Jawa untuk melestarikan budaya dan menarik minat generasi muda di Jogja.