Wisata Gunungkidul Meledak PAD Tembus Rp26 Miliar
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
PDI Perjuangan./Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Empat bulan jelang Pilkada, DPC PDI Perjuangan Sleman mulai bergerak memenangkan pasangan Harda Kiswaya-Danang Maharsa. Selain memperkuat konsolidasi di internal partai, pasangan ini juga sudah dikomunikasikan dengan partai yang tergabung di Koalisi Sleman Bersatu.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sleman, Gustan Ganda mengatakan pasca-turunnya rekomendasi yang akan mengusung bakal calon bupati Harda Kiswaya berpasangan dengan bakal calon wakil bupati Danang Maharsa, langsung menjalin komunikasi yang intens dengan parpol lain, khususnya yang tergabung di Koalisi Sleman Bersatu.
Hasilnya, ada kesamaan dan pemahaman untuk mengusung pasangan yang sama. “Sudah ada komunikasi dan mudah-mudahan segera terbit rekomendasi terkait dengan pasangan bakal calon yang telah disepakati bersama,” kata Gustan, Selasa (6/8/2024).
Dia tidak menampik di Pilkada Sleman, PDI Perjuangan bisa mengusung calon sendiri. Kendati demikian, berdasarkan instruksi dari DPP, pihaknya tidak akan jemawa sehingga tetap membuka koalisi untuk memperkuat upaya pemenangan pasangan calon yang diusung. “Makanya komunikasi politik dengan partai lain terus dijalin untuk mendukung pemenangan pasangan Harda-Danang di Pilkada Sleman,” kata Gustan.
Adapun, untuk konsolidasi di internal partai, dia mengakui sudah ada instruksi dari DPP terkait dengan upaya-upaya pemenangan. Menurut dia, mesin-mesin partai semakin intens digerakan untuk merebut hati pemilih sehingga calon yang diusung bisa tampil jadi pemenang. “Kami solid dengan basis pendukung yang tersebar di semua elemen masyarakat. Ini akan kami optimalkan untuk pemenangan,” kata Gustan.
BACA JUGA: PKS Masih Gamang, Dukung Harda atau Kustini di Pilkada
Di sisi lain, lanjut dia, PDIP juga akan memulai kampanye dengan diawali dari keluarga terdekat masing-masing kader. Selanjutnya bergerak ke Masyarakat dan mulai dari sekarang juga sudah mengenalkan bakal calon yang diusung ke tokoh-tokoh masyarakat. “Pengenalan pasangan calon akan kami intesifkan sehingga semakin dikenal di Masyarakat,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, Ketua DPD PKS Sleman, Indra Gumilar mengatakan, partainya belum menentukan sikap akan bergabung ke kubu Harda Kiswaya atau Kustini Sri Purnomo. Ia tidak menampik kedua bakal calon ini merupakan kandidat kuat yang diusung oleh PKS di Pilkada Sleman.
Dia berdalih keputusan belum diambil karena masih terus melakukan koordinasi internal dan berkomunikasi dengan internal dengan DPW maupun DPP PKS. “Masih terus dibahas dan mudah-mudahan dalam waktu 2-3 hari sudah terang benderang berkaitan dengan bakal calon yang diusung,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
Motor matic tiba-tiba mati di jalan bisa disebabkan banyak faktor. Kenali penyebab dan cara mengatasinya agar berkendara lebih aman.
Simak 5 kebiasaan kecil yang diam-diam bikin uang cepat habis, mulai dari pesan makanan online hingga cicilan digital.
Fajar/Fikri menang 40 menit atas Denmark dan melaju ke perempat final Singapore Open 2026 usai tampil tenang dan dominan.
2026 disebut era AI fisik saat teknologi mulai masuk dunia nyata melalui baterai, robot, kendaraan otonom, dan keamanan digital.
Kunjungan wisata Kulonprogo naik saat libur Iduladha 2026, namun Dispar menyebut belum signifikan dan masih menunggu data resmi.