Industri Gerabah Kasongan Bantul Butuh Regenerasi, Wapres Berharap Generasi Muda Tertarik

Newswire
Newswire Rabu, 07 Agustus 2024 20:57 WIB
Industri Gerabah Kasongan Bantul Butuh Regenerasi, Wapres Berharap Generasi Muda Tertarik

Wapres Ma'ruf Amin saat meninjau kegiatan produksi gerabah di MuseumKu Gerabah Timbul Raharjo Kasongan Kabupaten Bantul, Rabu (7/8/2024). Antara/ist-Humas Pemda DIY

Harianjogja.com, BANTUL—Industri kreatif gerabah di Kasongan, Kelurahan Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul perlu ada regenerasi. Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin mengharapkan ada regenerasi atau generasi muda yang meneruskan.

"Jadi beliau (Wapres) tadi di dalam memberikan harapan harus ada regenerasi. Generasi muda Bantul ini harus ada yang melanjutkan industri kreatif ini," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih usai mendampingi Wapres dalam kunjungannya ke MuseumKu Gerabah Kasongan Bantul, Rabu (7/8/2024).

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bantul kemudian menyampaikan kepada Wapres Ma'ruf Amin, bahwa di Kabupaten Bantul sudah ada lembaga pendidikan yang juga fokus dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) pelaku ekonomi kreatif.

"Nah tadi kami sampaikan kepada Pak Wapres, bahwa di Bantul ada banyak sekolah vokasi craft, SMK (sekolah menengah kejuruan) yang yang mengajarkan jurusan craft itu kita punya," katanya.

Bahkan, kata Bupati, di wilayah Kabupaten Bantul juga mempunyai perguruan tinggi seni Indonesia, yang setiap tahun melahirkan seniman kriya dengan berbagai ciri khas masing-masing.

BACA JUGA: Sindikat Penipuan Internasional Diungkap Polda DIY, Korban Merugi hingga Rp2 Miliar

"Kemudian ISI (Institut Seni Indonesia) Yogyakarta juga punya jurusan craft, sehingga Insya Allah Pak Wapres, dari sisi generasi ini bisa kita lestarikan. Oh ya ya Alhamdulillah Insya Allah craft di Bantul itu akan terus lestari," kata Bupati menirukan suara Wapres.

Lebih lanjut Bupati Bantul mengatakan, Wapres juga menyebut bahwa sentra gerabah Kasongan ini menjadi salah satu industri kreatif yang luar biasa, yang jarang ditemukan di Indonesia.

"Di mana satu kampung, satu desa ini semuanya bekerja di sektor yang sama, artinya ekosistemnya itu sudah jadi, ekosistem craft gerabah Kasongan itu sudah jadi, dan terbukti mampu bertahan puluhan tahun, bahkan mungkin ratusan tahun," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online