Kasus Guru Dibacok, Disdik Sebut Tak Ada Keterangan Siswa sebagai ABK
Disdik Sleman menyebut laporan SD Negeri Ledoknongko tidak mencantumkan siswa sebagai ABK, berbeda dengan informasi awal kepolisian.
Rumah tak layak huni / Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Kabupaten Gunungkidul mengatakan proses rehabilitasi 163 rumah tidak layak huni (RTLH) di Gunungkidul hampir mencapai 100%, rehab ini diperkirakan selesai akhir Agustus 2024.
Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman DPUPRKP Gunungkidul, Nurgiyanto mengatakan 163 RTLH tersebut direhab menggunakan APBD Kabupaten. Alokasi per rumah sebesar Rp20 juta. Jika ditotal semuanya sekitar Rp3,2 miliar
“Akhir Agustus besok sudah memenuhi 100 persen. Sekarang mungkin ada yang sudah 100 persen. Pekan ketiga Agustus, kami akan evaluasi bersama tenaga fasilitator lapangan. Laporan pertanggungjawaban tinggal mereka buat,” kata Nurgiyanto dihubungi, Kamis, (8/8).
Pemilihan lokasi RTLH, kata dia berasal dari dua mekanisme yaitu melalui pokok pikiran dewan (pokir) dan pagu indikatif wilayah kapanewon (PIWK), rinciannya pokir ada 11 dan PIWK ada 152 unit.
Penetapan sasaran telah melalui serangkaian koordinasi seperti musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) tingkat desa dan kapanewon. Biasanya dalam musrenbang itu, pemerintah kapanewon akan memutuskan apakah memilih pembangunan infrastruktur atau RTLH.
BACA JUGA: Ratusan Rumah Tak Layak Huni di Gunungkidul Mulai Diperbaiki
Program yang berwujud rehabilitasi itu juga mensyaratkan adanya bangunan fisik atau berpondasi. Alokasi Rp20 juta berupa pengadaan material ini pun akan disesuaikan dengan material yang telah dimiliki penerima manfaat. Hal ini dilakukan untuk menghindarkan kegandaan material. Dengan begitu, semua material dapat terpakai. Syarat lain untuk menjadi penerima manfaat adalah kepemilikan tanah.
Dengan selesainya rehab 163 RTLH itu, Nurgiyanto mengaku sudah tidak ada program rehab lagi hingga akhir tahun. Rehabilitasi tidak mungkin dilakukan melalui APBD Perubahan. Pasalnya, proses persiapan memerlukan setidaknya tujuh bulan seperti profil lapangan maupun menghitung kebutuhan material.
Adapun program rehabilitasi RTLH juga bekerja sama dengan pihak lain seperti Baznas dan BPD melalui tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR. Hanya mereka memilih calon penerima manfaat sendiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdik Sleman menyebut laporan SD Negeri Ledoknongko tidak mencantumkan siswa sebagai ABK, berbeda dengan informasi awal kepolisian.
Empat warga Dadapayu, Semanu, Gunungkidul, positif antraks. Sebanyak 47 orang masuk risiko terpapar dan dipantau selama 60 hari.
Marc Marquez menjadi yang tercepat di FP1 MotoGP Jepang 2026, mengungguli Jorge Martin dan Marco Bezzecchi di Sirkuit Motegi.
Sweet Caroline milik Neil Diamond punya sejarah panjang di arena olahraga. Kini lagu ini ikut terdengar dalam perayaan suporter Timnas Indonesia.
Mario Aji finis P24 di FP1 Moto2 Jepang 2026 dengan waktu 1:48,996 detik. Manuel Gonzalez menjadi yang tercepat.
FAM meminta FIFA menjelaskan perubahan injury time Indonesia vs Bangladesh dari dua menjadi tujuh menit dalam FIFA ASEAN Cup 2026.