Libur Lebaran Restoran di Kulonprogo Sempat Penuh, Tak Seramai Tahun Lalu
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Kawasan Kumuh - Ilustrasi/JIBI/Solopos
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo memperbaiki prasarana dan sarana utilitas (PSU) di sejumlah kawasan permukiman. Total terdapat 27 paket pengerjaan PSU yang didanai APBD Kulonprogo 2024
Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman DPUPKP Kulonprogo Sulung Ambang Sujagad menjelaskan masing-masing paket perbaikan PSU anggaranya bervariatif, antara Rp50-600 juta. Satu paket perbaikan PSU dapat berada di dua lokasi berbeda yang masih berdekatan.
BACA JUGA: Tingkatkan Kesadaran Politik Perempuan Kulonprogo, Fatayat dan LKiS Gelar Diskusi
"Pengerjaan paket PSU ini antara lain perbaikan jalan, drainase, hingga pelengkapan penerangan jalan. Setiap paket perbaikan PSU menyangkut satu proyek dari tiga jenis pengerjaan tersebut," katanya, Kamis (8/8/2024).
Sulung menerangkan 27 paket pengerjaaan sarana permukiman ini menyebar rata di seluruh kapanewon di Kulonprogo. Tujuan program ini meningkatkan sarana permukiman agar nyaman dan aman untuk warganya.
Program perbaikan fasilitas permukiman ini, jelas Sulung, dilakukan rutin tiap tahun. "Jumlah paket yang dikerjakan rata-rata 20an tiap tahun, sekarang belum bertambah jumlahnya karena tergantung dengan APBD juga," terangnya.
Prioritas perbaikan sarana permukiman yang dilakukan, lanjut Sulung, menyasar kawasan kumuh. "Supaya tidak kumuh lagi dengan pelengkapan sarana yang memadai, selain kawasan kumuh kami juga prioritaskan kawasan vital," jelasnya.
Sementar itu Kepala Seksi Perumahan DPUPKP Kulonprogo, Muhammad Nur menjelaskan proyek perbaikan PSU ini sudah mulai dikerjakan dan ditargetkan rampung segera. "Setelah dilakukan perbaikan, kami harap warga sekitar yang mendapat manfaat program ini dapat menjaganya dengan baik agar tahan awet lama," paparnya.
Perawatan PSU penting dilakukan, menurut Nur, agar warga di sekitar permukiman tidak mengalami kendala seperti sebelum adanya perbaikan. "Misalnya jalan lingkungan yang rusak lalu diperbaiki dengan program ini maka harus jadi tanggung jawab bersama, karena kalau rusak lagi warga sendiri yang akan terdampak," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Kulonprogo gabungkan OPD akibat kekurangan ASN. Sebanyak 345 PNS pensiun, rekrutmen minim, birokrasi dirampingkan.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Indonesia jadi target baru sindikat judi online dan scam internasional. 320 WNA ditangkap di Jakarta, DPR minta pengawasan diperketat.