Produksi Nila Dominasi Perikanan Sleman, Minggir Masih Aman
Produksi ikan nila di Sleman mencapai 15.370 ton pada semester I 2026. Budi daya nila di Kapanewon Minggir dilaporkan masih aman.
Puluhan perahu jongkong bersandar di Pantai Gesing di Kalurahan Girikarto, Panggang, belum lama ini./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) DIY menyampaikan bahwa Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Gesing baru beroperasi untuk kapal bertonase 20 Gross Ton (GT).
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) DIY, Catur Nur Amin mengatakan kapal bertonase di atas 20 GT masih perlu bersabar untuk dapat menggunakan PPI Gesing. Pasalnya, material pecahan karang dapat merobek lambung kapal.
Material hasil peledakan ternyata mengendap di palung sekitar Pelabuhan. Material ini mendangkalkan Pelabuhan.
“Ternyata gelombang laut masih masuk ke pelabuhan dan membawa material hasil peledakan dulu,” kata Catur dihubungi, Minggu, (11/8).
Catur menambahkan membangun PPI Gesing tidak sama seperti membangun rumah. Pembangunan Pelabuhan dilakukan secara bertahap. Ada penyempurnaan seiring berjalannya waktu.
Atas situasi ini, DKP DIY akan melakukan kajian reduksi gelombang. Penganggaran akan dilakukan menggunakan dana keistimewaan. Rencana kajian dilakukan selama lima bulan ke depan, hingga akhir 2024.
BACA JUGA: Terjadi Pendangkalan, Peresmian Pelabuhan Pendaratan Ikan Gesing Gunungkidul Mundur
Selain itu, DKP DIY juga akan memperkokoh tebing-tebing Pelabuhan menggunakan shotcrete lewat dana alokasi khusus (DAK) 2025.
Operasional PPI Gesing ini akan didukung dengan pemanfaatan dan pengembangan infrastruktur fisik lain seperti tempat pelelangan ikan (TPI).
Kepala DKP Gunungkidul, M. Johan Wijayanto mengaku jawatannya telah bersurat ke DKP DIY ihwal pemanfaatan TPI Gesing. “Diizinkan,” kata Johan.
Johan menambahkan DKP Gunungkidul dan DIY juga telah melakukan verifikasi lapangan untuk persiapan pemanfaatan TPI tersebut. Dengan keberadaan dan aktifnya TPI Gesing, dia berharap nelayan juga dapat menyokong melalui pemanfaatan PPI Gesing sebaik mungkin.
“Dengan begitu kan manfaatnya dapat dirasakan nelayan dan iklim perekonomian dapat terbentuk lebih baik lagi, sehingga kesejahteraan masyarakat diharapkan bisa lebih meningkat,” katanya.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Gunungkidul, Wahid Supriyadi juga telah mengatakan DKP Gunungkidul ikut mengembangkan PPI Gesing dengan berbagai program kegiatan seperti kaderisasi nelayan. Program itu telah digelar beberapa kali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Produksi ikan nila di Sleman mencapai 15.370 ton pada semester I 2026. Budi daya nila di Kapanewon Minggir dilaporkan masih aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 1 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Palur hingga Yogyakarta. Tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 1 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Pemkab Bantul memastikan izin Gereja Misi Sejahtera akan diberikan setelah seluruh persyaratan administrasi terpenuhi.
Tambahan dana transfer ke daerah telah dihitung pemerintah dan kini menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.