Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Setiawan Tri Widada, mendaftarkan haji kedua anaknya, beberapa waktu lalu./ist Kankemenag Kulonprogo
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kulonprogo telah melaksanakan program Jemput Bola Pendaftaran Ibadah Haji (Jempol Darmaji). Sepanjang 2024 ini sudah ada puluhan pendaftar haji melalui program ini.
Kepala Kantor Kemenag Kulonprogo, M. Wahib Jamil, menjelaskan Jempol Darmaji sudah dimulai pada Agustus 2023. Saat itu pelaksanaan jemput bola masih dengan sistem berkala dengan melihat kebutuhan masyarakat.
BACA JUGA : DPR Dorong KPK Ikut Melakukan Klarifikasi Terkait Peyelenggaraan Ibadah Haji 2024
Kemudian mulai 2024, Jempol Darmaji dimasukkan dalam website Kantor Kemenag Kulonprogo. “Pendaftaran melalui e-tiket, di situ pendaftar mengisi nama, alamat, dan ingin mendaftar tanggal berapa. Lalu petugas kami langsung menuju ke lokasi yang telah ditentukan,” ujarnya, Selasa (13/8/2024).
Dalam program ini, lokasi pendaftaran bisa ditentukan oleh pendaftar, bisa di rumah, di kantor atau dimana saja. Proses pendaftaran berlangsung hanya sekitar 30 menit, sudah termasuk pembayaran DP sebesar Rp25 juta.
“Setelah sistem perbankan selesai, lalu connecting kami dengan Siskohat [Sistem komputerisasi Haji Terpadu] dapat nomor kursi selesai, yang bersangkutan langsung dapat nomor kursi sekaligus bukti pendaftaran,” ungkapnya.
Program jemput bola ini salah satunya bertujuan untuk menjaga keamanan para pendaftar, karena ketika mendaftar harus membawa uang cukup besar. “Kalau bawa cash kan risiko di perjalanan. Lalu dari sisi waktu mungkin tidak semua masyarakat memiliki waktu di jam kerja,” paparnya.
Sebagai informasi, masa tunggu keberangkatan haji untuk wilayah DIY saat ini 34 tahun. Ia belum merekap berapa banyak total pendaftar dalam program Jempol Darmaji, namun dari beberapa laporan menurutnya cukup tinggi. “Tahun ini sudah ada lebih dari 20,” kata dia.
Salah satu pendaftar, Setiawan Tri Widada, warga desa Karangsari, Pengasih, mengatakan mendaftarkan haji dua anaknya yakni Muhammad Haidar Gaffari, 15 dan Muhammad Faisal Rabbani, 25, melalui program Jempol Darmaji.
Ia menuturkan ini merupakan sebuah ikhtiar untuk mengajarkan kepada anaknya, jika harta yang dimiliki akan bermanfaat jika digunakan untuk kepentingan investasi kebaikan dunia dan akhirat. "Selain itu juga karena masa tunggu keberangkatan haji diwilayah DIY sudah mencapai 34 tahun,” katanya.
BACA JUGA : PBNU Bela Kemenag Terkait Bergulirnya Pansus Angket Haji 2024, KPK Siap Terjunkan Tim
Ia mengaku sangat dimudahkan dalam mendaftarkan haji melalui layanan Jempol Darmaji. Ia mengetahui program ini Ketika melihat medsos Kankemenag Kulon Progo tentang program Jempol Darmaji. “Karena sudah punya niat, maka langsung saya hubungi nomer kontak yang tertera, di hari berikutnya petugas langsung datang ke rumah kami,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.