Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Pemadam Kebakaran - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul kembali mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan api pembakaran sampah maupun lahan pekarangan sebagai antisipasi pencegahan kebakaran.
Demikian disampaikan BPBD bantul melalui akun resmi Instagram BPBD Bantul. "Ayo cegah kebakaran. Jika terpaksa membakar sampah, jangan tinggalkan api pembakaran sebelum dipastikan padam," tulis @bpbdbantul dikutip Selasa (13/8/2024)
Selain itu masyarakat juga diimbau untuk menghindari membuka lahan pertanian dengan cara pembakaran pohon, kayu, maupun rumput. Kemudian berikan jarak pada benda yang mudah terbakar apabila memasak dengan tungku kayu atau tradisional, agar tidak ada perambatan nyala api.
BPBD Bantul juga meminta masyarakat saling menjaga lingkungan dan mengingatkan antar-keluarga maupun tetangga untuk bersama sama mencegah terjadinya kebakaran.
BACA JUGA: Gudang Mebel di Sewon Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta
Imbauan BPBD Bantul ini tidak lepas daria danya peningkatan angka kejadian kebakaran di Bumi Projotamansari di musim kemarau ini. Manajer Pusdalops BPBD Bantul, Aka Lukluk Firmansyah mengatakan telah terjadi 25 kebakaran selama periode 1 sampai 12 Agustus 2024.
"Faktor kejadian kebakaran tertinggi pekan ini atau awal Agustus ini disebabkan karena kelalaian manusia saat pembakaran sampah yang meluas dan merembet ke bangunan," katanya.
Sedangkan kejadian kebakaran di Bantul yang dilaporkan dan ditangani BPBD Bantul sepanjang 2024 hingga pertengahan Agustus mencapai 131 kejadian, meliputi 106 kejadian hingga Juli dan 25 kejadian pada Agustus.
"Total kejadian kebakaran selama Januari sampai Juli sebanyak 106 kejadian dengan estimasi kerugian mencapai sebesar Rp833 juta. Yang kejadian di Agustus belum kami verifikasi datanya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Bahlil Lahadalia siap dilantik sebagai Menko Hilirisasi dan Energi sekaligus tetap menjabat Menteri ESDM.
KDMP Sumbersari Sleman telah berjalan enam bulan, tetapi pengelolaan belum penuh karena menunggu verifikasi, serah terima gedung, dan regulasi.
Penutupan kali di belakang Kantor Pemkab Gunungkidul menelan Rp1,019 miliar untuk pembangunan parkir Taman Kuliner Wonosari.
Biarawati Katolik asal Timor-Leste, Suster Dulce Maria Guterres, meraih gelar Magister Kebidanan di UNISA Yogyakarta dan berbagi kisah toleransi.
Lelang cabai digital di Bantul membantu petani mendapat harga lebih tinggi dibanding pengepul, dengan total 1,7 ton sudah dilelang.