Jogja Halal Festival 2026 Resmi Diluncurkan, Bidik Pasar Global
Panitia Jogja Halal Festival (JHF) #3 resmi meluncurkan Jogja Halal Festival #3 Tahun 2026 di Ruang Bangsal Mataram, Lantai 2, Kantor Perwakilan Bank Indonesia
Sekretaris Komisi D DPRD DIY Ir. Imam Taufik dalam agenda Advokasi Pendidikan Khusus di Balai Kalurahan Hargomulyo, Kapanewon Gedangsari, Gunungkidul, Selasa (13/8/2024)./Andreas Yuda Pramono
GUNUNGKIDUL—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) DIY bersama Komisi D DPRD DIY menggelar acara Advokasi Pendidikan Khusus di Balai Kalurahan Hargomulyo, Kapanewon Gedangsari, Gunungkidul, Selasa (13/8/2024).
Subkoordinator Kurikulum Peserta Didik Bidang Pendidikan Khusus Dikpora DIY Suryanto SPd, ,M.Pd mengatakan advokasi pendidikan khusus tersebut merupakan bagian dari sosialisasi pelaksanaan pendidikan khusus bagi anak-anak disabilitas di DIY.
Dengan adanya sosialisasi itu, Disdikpora berharap ada banyak anak disabilitas mau bersekolah. Hal ini juga menindaklanjuti Peraturan Daerah (Perda) DIY No.3/2022 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Bagi Peserta Didik Penyandang Disabilitas Memiliki Potensi Kecerdasan dan atau Bakat Istimewa.
Melalui Perda itu, Disdikpora telah mengalokasikan anggaran untuk beasiswa pendidikan khusus. Tercatat ada 5.054 anak yang berada di SLB sudah menerima bantuan setiap tahun. “DPRD juga mendukung ada tambahan biaya perlengkapan, seragam dan sepatu. Bosda [bantuan operasional sekolah daerah] kami berikan ke semua sekolah,” kata Suryanto di Balai Kalurahan Hargomulyo, Selasa.
Suryanto menegaskan anak-anak disabilitas perlu mendapat ruang untuk mengembangkan dan mengaktualisasikan diri sebab mereka memiliki potensi istimewa yang dapat dikembangkan.
Ada dua layanan yang dapat diakses siswa disabilitas. Mereka dapat memilih apakah akan menempuh pendidikan di sekolah khusus atau regular inklusif. Apabila sekolah regular inklusif menerima, maka Pemda DIY memiliki kewajiban untuk menyediakan pembimbing khusus.
Apabila guru pembimbing khusus belum ada, sekolah regular dapat bekerja sama dengan sekolah luar biasa (SLB) terdekat. “Mereka memiliki hak untuk mendapat pendidikan melalui sekolah guna mengembangkan potensi diri,” katanya.
Sekretaris Komisi D DPRD DIY Ir. Imam Taufik mengungkapkan potensi pada diri anak berkebutuhan khusus dapat dikembangkan secara maksimal. Karena itu, perlu ada perhatian dari Pemda melalui program tertentu. Imam mengaku belum semua siswa disabilitas mendapat bantuan akibat keterbatasan anggaran. Meski begitu, dia akan mengupayakan agar semua siswa mendapat beasiswa kebutuhan khusus.
Salah satu peserta, Eko Purwanto, meminta agar sosialisasi advokasi pendidikan kebutuhan khusus dapat diperluas sehingga menyasar banyak warga. “Harapan saya ya fasilitas anak berkebutuhan khusus diprioritaskan. Perlu ada pendamping dan psikolog juga. Soalnya anak berkebutuhan khusus belum bisa mengendalikan emosi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Panitia Jogja Halal Festival (JHF) #3 resmi meluncurkan Jogja Halal Festival #3 Tahun 2026 di Ruang Bangsal Mataram, Lantai 2, Kantor Perwakilan Bank Indonesia
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 1 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Palur hingga Yogyakarta. Tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 1 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Pemkab Bantul memastikan izin Gereja Misi Sejahtera akan diberikan setelah seluruh persyaratan administrasi terpenuhi.
Tambahan dana transfer ke daerah telah dihitung pemerintah dan kini menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.