Heatstroke Saat Cuaca Panas, Kenali Gejala dan Pertolongan Pertamanya
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.
Aktivitas kapal nelayan di Pantai Baron di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari. Foto diambil 17 Agustus 2023/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Enam kelompok nelayan di Gunungkidul mendapatkan bantuan 296 paket alat tangkap ikan dari Kemenetrian Kelautan dan Perikanan (KKP). Bantuan tersebut untuk memaksimalkan hasil tangkapan ikan nelayan di Bumi Handayani.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Gunungkidul Wahid Supriyadi, di Gunungkidul, Selasa, mengatakan bantuan alat penangkapan ikan sejumlah 296 paket untuk enam kelompok usaha bersama (KUB), yaitu Mina Raharja di Pantai Sadeng, Karya Samudera di Pantai Siung, Mina Manunggal di Pantai Baron, Upoyo Mino 3, 4, dan 9 di Pantai Ngrenehan.
"Bantuan ini dalam rangka mendukung kinerja penangkapan ikan bagi nelayan. Untuk itu, DKP Gunungkidul bersama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan memberikan bantuan alat penangkapan ikan," kata Wahid.
Ia mengatakan sumber pembiayaan berasal dari APBN pergeseran dari alokasi pokok-pokok pikiran DPR-RI yang masih belum terserap menjadi hibah reguler Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Bantuan alat penangkapan ikan (API) berupa jaring insang monofilamen 2 inci dengan diameter 0,25 dalam wujud komponen yang nantinya akan dirakit sendiri oleh nelayan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan masing-masing.
Adapun jaring tersebut biasanya digunakan untuk menangkap ikan layur, kembung, ataupun layang.
"Untuk memperlancar program kegiatan tersebut dalam waktu kurang dari sepekan, jajaran DKP Gunungkidul beserta penyuluh dan KUB menyiapkan proposal dan persyaratan lain untuk memenuhi kriteria penerima bantuan hibah API," katanya pula.
BACA JUGA: Pemkab Melaksanakan Verifikasi Lapangan Bagi Calon Transmigran Gunungkidul
Wahid berharap dengan bantuan alat penangkapan ikan ini dapat lebih meningkatkan produktivitas nelayan, meringankan beban ongkos produksi karena jaring merupakan komponen perlengkapan habis pakai yang rentan rusak.
"Kami berharap bantuan ini menuju pada kesejahteraan nelayan dan berkontribusi pada pendapatan asli daerah melalui retribusi TPI," katanya lagi.
Ketua HNSI Gunungkidul Rujimantoro mengucapkan terima kasih kepada KKP yang telah memberi bantuan hibah pada sebagian nelayan Gunungkidul.
"Kami berharap bantuan bisa merata nelayan se-Gunungkidul," katanya pula.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: DKP Gunungkidul salurkan 296 paket alat tangkap ikan kepada nelayan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.
AIcosystem Buka Cara Baru dalam Mengelola Pengalaman Pelanggan hingga Pengembangan Asisten Virtual
Wacana pembatasan BBM subsidi menyasar desil 9-10. Simak cara cek desil DTSEN melalui situs Cek Bansos Kemensos dengan NIK.
Maroon 5 akan konser di Jakarta pada 5 Februari 2027. Simak harga tiket, jadwal presale, dan cara pembelian tiketnya.
KPK memeriksa mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan periode 2021-2023.