Produk Lokal Kuasai 55 Persen Katalog Sociolla hingga Juni 2026
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
Foto ilustrasi. Wisatawan mengunjungi kompleks Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan di Sleman, DIY. - Antara/Hendra Nurdiyansyah
Harianjogja.com, JOGJA–Insan industri pariwisata di DIY terus mematangkan konsep pembentukan Sekretariat Bersama atau Sekber Pariwisata yang akan dibentuk Pemda DIY. Seber pariwisata ini guna mengkoordinasikan program di sektor itu ke depannya.
Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY Bobby Ardiyanto mengatakan dalam waktu ia akan kembali berkoordinasi dengan jajaran Pemda DIY guna mendetailkan konsep dan program sekber pariwisata itu.
"Rencana kami konsep besarnya adalah pariwisata berkelanjutan sama seperti yang diusung pemerintah pusat," kata Bobby, Rabu (14/8/2024).
Menurutnya, tugas Sekber Pariwisata nantinya lebih kepada pengkoordinasian program lantaran diisi oleh organisasi perangkat daerah (OPD) yang tugasnya berkaitan atau beririsan dengan pariwisata. Selain itu juga dari industri maupun akademisi.
"Lebih ke menata orkestrasi program. Jadi langkahnya bisa lebih se-irama karena tantangannya kan setahun ini utara dan selatan sudah dikepung semua ada jalan tol dan JJLS," jelasnya.
BACA JUGA: Upacara Hari Pramuka, Belasan Pelajar Tertimpa Pohon Tumbang
Hanya saja Bobby memastikan bahwa peran sekber pariwisata itu nantinya tidak akan mengurusi hal teknis kebijakan wisata DIY.
Sebab ranah itu ada di OPD, sehingga akan rancu dan tidak sejalan jika ke depannya hal teknis juga dipegang oleh Sekber Pariwisata.
"Karena eksekusi teknis memang di OPD, sehingga tidak boleh sekber masuk ke sana, nanti tatanannya malah rusak semua," ujar dia.
Bobby juga menambahkan bahwa, dengan pembentukan sekber pariwisata ini diharapkan ada komunikasi yang optimal dari masing-masing pihak dalam menghadapi tantangan dan peluang pariwisata Jogja ke depannya.
"Karena kalau Dispar DIY dengan OPD lain mungkin kan stuck, juga kemudian ada beberapa permasalahan lain dari sisi teknis di masing masing OPD. Harapannya tidak menjadi tumpang tindih tapi menjadi akselerasi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
Kemnaker dan SIGAB meluncurkan panduan optimalisasi ULD untuk memperluas akses kerja penyandang disabilitas dan memperkuat pendampingan.
Debit sumber air Sungai Krasak menurun sehingga Sleman menyiapkan dropping air untuk mengantisipasi kekeringan di Girikerto.
Kerusuhan hajatan di Sragen viral di media sosial. Korban bersama tim musik resmi melaporkan dugaan penganiayaan ke Polres Sragen.