Ahli Waris Pekerja Padat Karya Sleman Terima Santunan Rp74 Juta dari BPJamsostek
Ahli waris pekerja padat karya di Sleman menerima santunan JKM Rp74 juta. Capaian UCJ Sleman hingga Oktober 2026 mencapai 36,48%.
Ketua DPRD Sleman Sementara Y. Gustan Ganda saat bertemu awak media, Rabu (15/8/2024). Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Usai pelantikan Anggota DPRD Sleman Periode 2024 - 2029 pada Senin (12/8/2024), saat ini lembaga legislatif tersebut fokus membentuk fraksi hingga mengisi formasi pimpinan Dewan.
Ketua DPRD Sleman Sementara Y. Gustan Ganda mengatakan pihaknya telah mengirim surat ke partai politik yang memiliki kursi di Dewan agar segera mengirimkan nama fraksi, anggota fraksi dan ketua fraksi. Pengiriman nama-nama tersebut maksimal 19 Agustus 2024.
"Ini untuk pembentukan masing-masing fraksi. Kami masih menunggu kiriman surat dari masing-masing partai baik nama fraksi, ketua fraksi dan anggota fraksi,” ujar Gustan saat jumpa pers di DPRD Sleman, Rabu (15/8/2024).
BACA JUGA: Resmi Dilantik, Gustan-Wiratno Jadi Pimpinan Sementara DPRD Sleman
Dalam surat tersebut, lanjut Gustan, pihaknya juga menanyakan apakah masing-masing partai politik menerima partai lain untuk bergabung atau tidak. Ini karena ada dua partai yang tidak bisa membentuk fraksi sendiri yakni PPP dan NasDem, masing-masing hanya memiliki tiga anggota.
“Untuk membentuk satu fraksi minimal ada empat orang. Apakah nanti PPP dan NasDem akan menjadi satu fraksi atau mau bergabung dengan partai lain diserahkan ke masing-masing partai,” katanya.
Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa DPRD Sleman bergerak cepat untuk menyelesaikan pembentukan fraksi dan formasi pimpinan Dewan. Dari delapan partai politik yang memiliki kursi di DPRD Sleman, baru Fraksi PDI Perjuangan yang mengirimkan data. Dia berharap semua partai segera mengirim data fraksi.
“Kalau semua fraksi terbentuk baru dilakukan pembentukan alat kelengkapan (alkap) dewan, tentunya setelah terbentuk pimpinan Dewan definitif," ujarnya.
BACA JUGA: Banten Diguncang Gempa 5,2 Magnitudo, Getaran Terasa Hingga Bandung, Sukabumi dan Garut
Setelah fraksi terbentuk, lanjut Gustan, dewan akan mengirim surat bagi empat partai yakni PDI Perjuangan, PKB, PKS dan Gerindra untuk mengirim nama pimpinan definitif. Hal itu sesuai dengan hasil perolehan Pemilu 2024 di mana hanya empat partai yang berhak mengajukan nama pimpinan Dewan.
Untuk Ketua DPRD menjadi jatah dari PDI Perjuangan dengan 13 kursi, Wakil Ketua 1 dari PKB dengan 7 kursi, Wakil Ketua 2 dari PKS dengan 6 kursi dan Wakil Ketua 3 dari Gerindra dengan 6 kursi. “Pimpinan definitif ini didasarkan pada perolehan kursi dan suara terbanyak Pemilu kemarin,” kata Gustan.
Sebelum pimpinan definitif Dewan tersebut, maka alat kelengkapan (alkap) dewan belum dapat ditentukan. DPRD akan melakukan ketugasannya jika seluruh alkap terbentuk untuk membahas anggaran, membuat peraturan daerah maupun pengawasan.
“Sebelum ada pimpinan definitif, kami belum bisa melaksanakan ketugasan dewan. Kami berharap empat partai yang memperoleh kursi Pimpinan Dewan segera menunjuk pimpinan definitif,” kata Gustan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ahli waris pekerja padat karya di Sleman menerima santunan JKM Rp74 juta. Capaian UCJ Sleman hingga Oktober 2026 mencapai 36,48%.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 31 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jam keberangkatan dari kedua stasiun.
Jadwal KA Bandara YIA 31 Oktober 2026 tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Simak jam keberangkatan, kedatangan, dan rute kereta.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 31 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap setiap stasiun.
Borneo FC bermodal kemenangan 2-1 atas PSS Sleman jelang menghadapi PSIM Jogja pada pekan kedelapan Super League di Bantul.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 31 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.