Kisah Denver Si Selebdog, Foto Bareng Rp25.000 untuk Bantu Anjing Telantar
Denver, anjing malamut alaska seberat 70 kg di Semarang, ‘bekerja’ lewat sesi foto berbayar untuk membantu biaya shelter anjing telantar.
Ilustrasi/pompa air untuk irigasi sawah.JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Lebih dari 5.000 pompa air disiapkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul untuk mengantisipasi kekeringan dampak musim kemarau panjang 2024 yang melanda tanaman pertanian.
"Antisipasi dinas ada sebanyak 5.190 lebih pompa air yang tersedia, dari berbagai bantuan untuk antisipasi seandainya benar-benar terjadi kekeringan," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul Joko Waluyo di Bantul, Jumat (16/8/2024).
Menurut dia, ribuan pompa air bantuan pemerintah baik bersumber Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) maupun APBN tersebut bisa dimanfaatkan kelompok maupun petani daerah ini untuk menaikkan air dengan mencari sumber sumber air.
"Tetapi sampai saat ini Alhamdulillah di Kabupaten Bantul belum ada laporan kekeringan yang mengakibatkan puso atau gagal panen, memang di Bantul beberapa wilayah pada umumnya debit air sudah menurun apalagi sungai," katanya.
BACA JUGA: Yel Yel 17 Agustus Ini Bisa Anda Jadikan Inspirasi untuk Membangkitkan Semangat
Selain dengan pompa air, kata dia, antisipasi dinas dengan gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat petani yang apabila hendak melakukan tanam padi agar mencari jenis atau varietas yang usia tanam hingga panen lebih pendek.
"Kami juga antisipasi dengan memberikan sosialisasi kepada masyarakat yang mau tanam monggo (silakan), cari tanaman yang tidak banyak butuh air, misalnya palawija, kalau yang padi masih akan ada air carilah padi yang umur pendek," katanya.
Pihaknya menyarankan agar petani yang apabila daerahnya masih tersedia air menanam padi seperti yang ditanam dalam program IP (Indeks Pertanaman) 400 tersebut, dengan umur 70 sampai 80 hari panen.
Menurut dia, tanaman pertanian yang rawan terdampak kekeringan karena kemarau saat ini adalah tanaman padi, tanaman yang banyak membutuhkan air, sementara kalau palawija atau hortikultura tidak begitu dan diolah pada lahan tertentu.
"Tapi kami di Bantul masih aman sesuai dengan tahun tahun sebelumnya, kami juga mentargetkan luas panen padi sampai akhir tahun seluas hampir 29.000 hektare, dan saat ini sudah lebih dari 15.000 hektare di Agustus, karena sudah musim tanam dua," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Denver, anjing malamut alaska seberat 70 kg di Semarang, ‘bekerja’ lewat sesi foto berbayar untuk membantu biaya shelter anjing telantar.
Dishub Sleman menata parkir Lapangan Beran Tridadi dengan tarif Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 bagi mobil saat non-event.
Daftar pemenang MTV VMAs 2026 lengkap. Madonna meraih tujuh piala, sedangkan Taylor Swift mencetak rekor baru dalam sejarah VMA.
Kemenimipas mengungkap hasil investigasi temuan Ombudsman di Lapas Cibinong. Lima pejabat struktural dinonaktifkan terkait peristiwa tersebut.
Siaga darurat kekeringan Bantul diperpanjang hingga akhir 2026. Sebanyak 752 tangki air telah disalurkan ke 12.186 jiwa.
Progres Bendungan Jragung mencapai 97% dan ditargetkan selesai Desember 2026 untuk menopang irigasi 4.500 hektare sawah.