Disbud Bantul Bongkar Sejarah Kapitan Tan Djin Sing hingga Madukismo
Disbud Bantul angkat sejarah Tan Djin Sing dan Madukismo. Generasi muda diajak memahami jejak Tionghoa di Jogja.
Rapat paripurna Pelantikan Anggota DPRD Sleman Periode 2024-2029 beberapa waktu lalu.ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebagai upaya agar DPRD Sleman dapat menjalankan fungsi dan tugasnya, DPRD Kabupaten Sleman telah melayangkan surat ke Partai Politik untuk menyampaikan Nama Fraksi serta menunjuk nama Pimpinan dan Anggota Fraksi.
Hal ini untuk memperlancar komunikasi dengan Partai Politik dalam rangka proses pembentukan Alkap. Ketika alkap terbentuk maka DPRD Sleman akan segera melaksanakan fungsi dengan optimal dalam membahas terkait rancangan Peraturan Daerah yang mendesak untuk dibahas dan disahkan, serta agenda kedewanan yang harus segera dilaksanakan.
BACA JUGA: Pencalonan Pilkada 2024 Pengaruhi Kursi Pimpinan Defitinitif di DPRD Sleman
Di ruang kerjanya pada Selasa, 20 Agustus 2024, Ketua Sementara DPRD Kabupaten Sleman, Y. Gustan Ganda mengatakan “pihaknya telah mengirim surat ke Partai Politik yang memiliki kursi di DPRD agar segera mengirimkan nama fraksi, anggota fraksi dan ketua fraksi.
Sampai saat ini sudah ada 6 Partai Politik yang mengirimkan dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) yang pertama kali mengirimkan melalui surat No. 1212/IN/DPC/VIII/2024 tertanggal 13 Agustus 2024. Dalam surat tersebut dari PDI Perjuangan menunjuk F. Bambang Sigit Sulaksono, S.T sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan.
Ketua DPRD Sementara berharap Partai Politik yang belum mengirimkan data Fraksi untuk segera menindalanjutinya agar DPRD bisa segera komunikasi dengan Partai Politik melalui Fraksi–Fraksi terkait Alat Kelengkapan Dewan.
"Ini berkaitan dengan kebijakan anggaran yang harus kita lanjutkan, dan sesuai dengan ketugasan sebagai Ketua Dewan Sementara agar ada kekuatan hukum dalam melaksanakan ketugasan, kami akan melakukan konsultasi ke Kementerian terkait," pungkasnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disbud Bantul angkat sejarah Tan Djin Sing dan Madukismo. Generasi muda diajak memahami jejak Tionghoa di Jogja.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.