Harga BBM Naik, Bus Sekolah Gunungkidul Pangkas Layanan
Kenaikan BBM non subsidi bikin layanan bus sekolah Gunungkidul dipangkas. Dishub hanya operasikan layanan pagi hari.
Lelang jabatan - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman mencatat hingga sekarang ada empat jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kosong sejak Mei 2024. Meski demikian, hingga sekarang belum ada rencana pengisian karena masih menunggu gelaran Pilkada selesai.
Empat jabatan eselon II yang masing kosong ini terdiri dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika; Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan. Selain itu, ada Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah serta Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.
BACA JUGA: Pastikan Keamanan Pilkada, Polres Gunungkidul Bikin Simulasi Kerusuhan
Sekretaris Daerah Sleman, Susmiarto mengatakan, pasca-rotasi pejabat yang dilaksanakan pada akhir Mei 2024, ada empat jabatan kepala OPD kosong. Meski demikian, hingga saat ini belum ada instruksi untuk pengisian melalui mekanisme lelang jabatan.
“Selama belum ada pengisian, bupati sudah menunjuk pelaksana tugas sebagai kepala OPD yang saat ini masih kosong,” kata Susmiarto, Sabtu (24/8/2024).
Selain belum ada instruksi pengisian, empat jabatan ini masih dibiarkan kosong karena gelaran pilkada. Menurut dia, gelaran pesta demokrasi ini ikut memberikan pengaruh sehingga pelaksanaan lelang dimungkinan setelah gelaran pemilihan selesai.
“Kemungkinan setelah pilkada baru akan dilakukan pengisian,” ungkapnya.
Menurut dia, dengan pengisian setelah pilkada, maka jabata yang lowong bisa bertambah. Pasalnya, jabatan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah yang diampu Haris Sutarta akan memasuki masa pensiun dalam waktu dekat ini.
“Ya nanti sekalian mengisi semua karena ada pejabat yang pensiun,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Badang Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman, Budi Pramono. Menurut dia, belum ada instruksi dari bupati terkait dengan pengisian jabatan kepala OPD yang masih kosong.
Pramono mengatakan, bupati sudah menunjuk Plt di kepala OPD yang kosong. Untuk Plt Kepala Disdukcapail diemban oleh Sekda Sleman, Susmiarto dan Diskominfo diserahkan ke Asisten Administrasi Umum, Eka Suryo Prihantoro.
Adapun untuk Plt Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan ditunjuk Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Suparmono dan Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Ery Widaryana selaku Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah. “Penunjukan Plt untuk memastikan kegiatan pelayanan maupun operasional di masing-masing OPD tetap berjalan, meski belum ada kepala yang definitif,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kenaikan BBM non subsidi bikin layanan bus sekolah Gunungkidul dipangkas. Dishub hanya operasikan layanan pagi hari.
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Kulonprogo gabungkan OPD akibat kekurangan ASN. Sebanyak 345 PNS pensiun, rekrutmen minim, birokrasi dirampingkan.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Indonesia jadi target baru sindikat judi online dan scam internasional. 320 WNA ditangkap di Jakarta, DPR minta pengawasan diperketat.