Jelang Iduladha, Pengurusan SKKH di Sleman Justru Sepi Peminat
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul menyerahkan hasil pemeriksaan kesehatan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati di Ruang Rapat KPU Gunungkidul, Kamis (5/9/2024).
Hasil pemeriksaan menyatakan seluruh bakal pasangan calon (bapaslon) sehat rohani dan jasmani sehingga mampu mengikuti tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gunungkidul 2024.
Anggota KPU Gunungkidul Supami mengatakan hasil pemeriksaan tersebut keluar sejak Rabu (4/9/2024) sebagaimana jadwal yang ada. Namun, KPU baru dapat menyampaikan hasil tersebut ke bapaslon sehari setelahnya.
“Hasil pemeriksaan tidak per item. Jadi umum saja, mereka [bapaslon] sehat rohani dan jasmani. Mereka juga tidak terindikasi terlibat dalam penyalahgunaan narkotika,” kata Supami, kemarin.
Dia menambahkan lembaganya telah menggelar rapat koordinasi (rakor) juga dengan perwakilan tim bapaslon. Dalam rakor itu, KPU menyerahkan hasil penelitian administrasi para kandidat peserta Pilkada.
Hasil dari penelitian dokumen persyaratan itu mereka tuangkan dalam berita acara mengenai potensi ada atau tidaknya perbaikan. Meski begitu, ada juga perbaikan dokumen seperti surat pernyataan tidak sedang dinyatakan pailit.
BACA JUGA: Macam-Macam Relaksasi yang Bisa Anda Lakukan untuk Menenangkan Pikiran
“Proses mendapat surat ini kan perlu beberapa hari. Ketika bapaslon mendaftar menyerahkan berkas masih surat pernyataan [sementara]. Karena itu, di masa perbaikan sudah harus dokumen asli yang dikeluarkan lembaga berwenang,” katanya.
Dokumen fisik tersebut perlu dikumpulkan di KPU sedangkan, file dokumen perlu diunggah di aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon). Setelah masa perbaikan pada Jumat-Sabtu (6/7/9), KPU melanjutkan tahap Pilkada ke penetapan atau pleno daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) tingkat kalurahan. Tahap akhir dari pleno ini adalah penetapan daftar pemilih tetap (DPT).
Tim Bapaslon Sunaryanta-Mahmud Ardi Widanto, Hendri Setyono, mengaku telah bertemu dengan KPU bersama dengan tim dari bapaslon lain mengenai hasil pemeriksaan kesehatan. Dalam pertemuan itu, disampaikan para bapaslon dinyatakan sehat.
Ihwal perbaikan dokumen, Hendri menjelakan ada dua perbaikan yang perlu dilakukan selama tahap perbaikan yaitu form model BB pernyataan calon dan periodisasi visi-misi paslon.
“Form yang kami tanda tangani itu form lama. Kalimatnya itu terkait dengan umur bapaslon di form itu berbunyi terhitung sejak dilantik yang seharusnya kan terhitung sejak ditetapkan sebagai paslon,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Sebanyak 1.021 warga Sleman gagal donor darah awal 2026, mayoritas karena Hb rendah. PMI pastikan stok aman.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.
Tawuran remaja di Magelang dipicu tantangan Instagram. Dua pelajar luka parah, lima pelaku diamankan polisi.
Polemik GMS Bantul berujung kesepakatan. Ibadah tetap boleh, namun wajib lengkapi izin. Polisi siap tindak pelaku intimidasi.
Survei Abacus Data: 80% warga Kanada nilai AS di jalur salah. Faktor Trump dan kondisi global jadi pemicu kekhawatiran.