Studi Global Ungkap Lonjakan Gangguan Mental pada Remaja
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
Ilustrasi-Sejumlah Taruna Akademi TNI Akmil, AAU dan AAL melakukan kirab drumband Akademi TNI di kawasan Bundaran HI. - bisnis.com
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan Bantul menggelar rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan, menyusul adanya Pawai Marching Band TNI AU yang akan diselenggarakan di Lapangan Trirenggo hingga Paseban Bantul, pada Sabtu (7/9/2024) pagi.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Bantul Sri Harsono mengatakan, rekayasa lalu lintas diterapkan mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan 10.00 WIB.
"Ini kami lakukan agar pelaksanaan Pawai Marching Band TNI AU bisa berjalan maksimal dan tidak mengganggu pengguna jalan," katanya, Jumat (6/9/2024).
Pengaturan lalu lintas, kata Sri akan dimulai dari Lapangan Trirenggo, Bantul. Di mana arus dari selatan yang akan melaju ke Lapangan Trirenggo akan dialihkan ke arah timur.
"Lalu arus di Simpang Gose yang dari selatan akan kami alihkan ke barat. Begitu juga dengan jalur Trans Jogja yang melewati Simpang Gose juga akan kami alihkan ke barat, lalu nanti sampai perempatan akan ke arah utara.," imbuhnya.
Pengalihan arus juga dilakukan oleh Dishub untuk arus yang berasal dari utara perempatan Klodran. Arus dari utara tersebut akan dialihkan ke barat dan timur.
"Pengalihan ini akan kami berlakukan mulai pukul 07.00 WIB sampai 10.00 WIB," tandas Sri.
Sri mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan petugas dari Polres Bantul, Satpol PP Bantul dan Kodim Bantul untuk mengamankan jalannya pawai dan mengalihkan arus lalu lintas.
"Dari kepolisian ada 14 personel disiapkan, Satpol PP menerjunkan 14 personel, ada juga dari TNI dan petugas dari Dinas Perhubungan," ucap Sri.
Selain melakukan rekayasa lalu lintas, Dishub Bantul juga telah berkoordinasi dengan masyarakat di sekitar Lapangan Trirenggo dan Paseban, terkait dengan penyediaan kantong parkir. Hal ini dilakukan untuk memastikan jalannya pawai bisa berjalan secara maksimal.
"Nanti ada kantong parkir di sekitar Lapangan Trirenggo dan Paseban. Semua sudah kami persiapkan agar pelaksanaan pawai bisa berjalan optimal," ucap Sri.
Wakil Asisten Potensi Dirgantara Kasau, Marsekal Pertama TNI Agus Priyanto, mengungkapkan jika Pawai Marching Band TNI AU adalah rangkaian awal peringatan Semarak Dirgantara 2024. Selain pawai, akan ada sejumlah kegiatan yang digelar di Pantai Depok pada puncak peringatan Semarak Dirgantara 2024, pada tanggal 28 dan 29 September 2024, meliputi demo olahraga dirgantara, pameran UMKM, panggung hiburan, dan acara menarik lainnya.
Pada waktu yang sama, juga akan digelar kolaborasi Royal Orchestra dengan Swa Bhuwana Paksa Orchestra di Plaza Balai Kota dan Seminar Nasional Ketahanan Sosial Budaya di Hotel Royal Ambarukmo.
“Mohon bantuan dari semua pihak untuk berkolaborasi menyukseskan acara ini. Harapannya, kegiatan ini dapat berdampak bagi perekonomian dan pariwisata, serta menjadi cikal bakal aero wisata di Kabupaten Bantul,” harap Agus.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menyambut baik gelaran Semarak Dirgantara 2024. Pemkab Bantul berharap penyelenggaraan Gebyar Dirgantara 2024 yang digelar di Kawasan Pantai Depok, Bantul, 28 dan 29 September 2024 akan memberikan efek domino bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 25 Mei 2026 lengkap. Tarif Rp8.000, berangkat hampir tiap jam, solusi cepat anti macet.
Bruno Fernandes mencetak 21 assist musim ini, memecahkan rekor Liga Inggris dan mengungguli Thierry Henry serta Kevin De Bruyne.
Pemda DIY siapkan satgas khusus atasi kejahatan jalanan. Libatkan polisi, TNI, BIN hingga BNN.
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.