BEDAH BUKU: Warga Diajak Kelola Sampah Jadi Sumber Penghasilan
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan DPRD DIY menggelar bedah buku Cerdas Mengolah Sampah Mandiri Bersama Komunitas
Foto ilustrasi peserta lari. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 700 orang peserta mengikuti Run For Hope dengan berlari sepanjang 7 kilometer mengambil start dan finish di Tip Tap Toe kawasan Jalan Palagan, Minggu (8/9/2024). Kegiatan itu digelar untuk membantu penyintas kanker dengan memberikan seluruh keuntungan event tersebut.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa yang hadir dalam kesempatan itu mengapresiasi penyelenggaraan Run For Hope yang seluruh keuntungan disumbangkan ke Yayasan Kanker Indonesia untuk membantu membangun rumah singgah. Aksi positif tersebut perlu ditularkan ke berbagai pihak untuk menumbuhkan kepedulian sesama.
BACA JUGA : 104 Atlet Jogja Ikuti PON XXI Aceh-Sumut, Diharapkan Sumbang Medali Tiap Cabor
"Tentu kami sangat mengapresiasi Garrya Bianti dan Tip Tap Toe yang menginisiasi acara ini. Semoga peserta bisa menikmati lari di Sleman dan berdonasi untuk membantu sesama," ucap Danang di sela-sela melepas peserta.
Ketua Panitia Run For Hope Winda Sukma menambahkan kegiatan itu merupakan event amal dengan tujuan untuk mmberikan dukungan moral dan material kepada penyintas kanker. Jersey yang digunakan peserta, secara khusus didesain untuk menyemangati anak penyintas kanker.
"Jersey kali ini turut menampikan gambar hasil karya adik-adik penyintas kanker di bawah naungan YKI DIY. Kami ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini. Terima kasih untuk energi baiknya," ujarnya.
BACA JUGA : Bantul Kirim 118 Atlet Pada PON XXI di Aceh-Sumut
General Manager Garrya Bianti Ridwan Heriyadi menyatakan komitmennya bahwa seluruh keuntungan dari acara Run For Hope ini disumbangkan kepada Yayasan Kanker Indonesia Cabang DIY. Hal ini merupakan bentuk dukungan semangat bagi mereka yang sedang berjuang melawan kanker.
"Kami juga ingin mengajak semua orang untuk hidup sehat, sekaligus ingin memberikan gambaran yang lebih menyeluruh dan edukasi agar orang-orang lebih peduli terhadap para penyintas kanker," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan DPRD DIY menggelar bedah buku Cerdas Mengolah Sampah Mandiri Bersama Komunitas
Simak jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 lengkap dengan niat, tata cara, dan keutamaannya menjelang Iduladha.
PLN pastikan listrik Sumatra pulih bertahap usai gangguan transmisi, 176 gardu induk kembali normal.
Selat Solo jadi alternatif olahan daging kurban yang unik. Perpaduan Jawa-Belanda, lezat, dan makin populer saat Idul Adha.
Kelangkaan solar subsidi di luar Jawa picu antrean panjang dan lonjakan biaya logistik jelang Iduladha 2026.
Masjid Sheikh Zayed Solo gelar Iduladha 2026 dengan 50 sapi kurban dan Festival Bulan Haji. Ada pasar gratis hingga nikah massal.