Googlebook Resmi Meluncur, Era Chromebook Mulai Bergeser
Google resmi memperkenalkan Googlebook, laptop berbasis Gemini AI yang digadang menjadi penerus Chromebook.
Meteran PDAM - ist/StockCake
Harianjogja.com, BANTUL—PDAM Tirta Projotamansari angkat bicara terkait viralnya keluhan pelanggan yang menyatakan harus membayar tagihan senilai Rp2,5 juta pada bulan Agustus 2024, karena adanya kebocoran saluran pipa di instalasi water meter PDAM di Guwosari.
PDAM mengaku kerusakan atau kebocoran pipa yang berada setelah meter air hingga instalasi dalam rumah merupakan tanggung jawab pelanggan.
Demi Allah, saya tidak ikhlas ! Semoga keringat ketika saya bekerja menjadi saksi manusia manusia dzalim.. Bayar tagihan PDAM @PDAMBantul . Gila bgt, biasa 60ribu jadi 2,5juta. pic.twitter.com/WmYCLT7aGx
— Yssstu Sweetya (@yssstu11623) September 7, 2024
Direktur Utama PDAM Tirta Projotamansari Bantul, Arinto Hendro Budiantoro mengungkapkan, jika pelanggan tersebut sejatinya telah datang ke kantor dan menanyakan perihal kebocoran saluran pipa di instalasi water meter.
Pihak PDAM pun telah menjelaskan jika persoalan kebocoran saluran pipa di instalasi water meter mutlak menjadi tanggung jawab pelanggan.
"Angka segitu merupakan akumulasi dari dua bulan [Juli dan Agustus]. Dan, itu murni kelalaian pelanggan," kata Arinto, Senin (9/9/2024).
Bahkan, kata Arinto, pihaknya telah memberikan diskon sebesar 50 persen ke pelanggan tersebut, untuk membayar tagihan tersebut. "Termasuk diangsur selama 13 kali. Ini kan luar biasa. Ini wujud kepedulian kami kepada pelanggan," imbuh Arinto.
Arinto juga mengungkapkan, jika personel dari PDAM juga telah mengecek langsung ke rumah pelanggan tersebut di Perum Dalem Guwosari, untuk memastikan jika ada kebocoran instalasi water meter yang ada di rumah pelanggan. Alhasil, dari pengecekan terlihat jika kebocoran jaringan di bawah keramik dalam rumah. "Yang jelas prosedur telah kami lakukan," kata Arinto.
Pada kesempatan tersebut, Arinto juga meminta kepada para pelanggan jika ada kebocoran instalasi untuk segera menghubungi PDAM melalui WhatsApp 0813119957227 atau 0274 36724 agar petugas dari PDAM bergerak untuk membantu mengatasi kebocoran air dan masalah meteran air. "Nanti petugas akan segera membantu masalah tersebut," ucap Arinto.
Sebelumnya, akun X @ysstu11623 telah mengunggah terkait kebocoran air dan besaran tagihan yang harus dibayarkan.
"Demi Allah, ga ikhlas. Meres rakyat kecil!! Bayar PDAM biasa 60 ribu ini tiba 2 muncul tagihan 2,5 juta dicek ada kebocoran saluran pipa. Suruh buat keringanan jadi 1,3 juta. PDAM Bantul," tulisnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Google resmi memperkenalkan Googlebook, laptop berbasis Gemini AI yang digadang menjadi penerus Chromebook.
Prabowo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski kurs dolar dan ekonomi global bergejolak.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Prabowo menyebut 1.061 Koperasi Merah Putih berhasil dioperasikan dalam tujuh bulan untuk memperkuat ekonomi desa.