CJIBF 2026 Catat Rencana Investasi Rp20,073 Triliun, Bank Jateng Sinergi Dunia Usaha
Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2026 mencatat rencana investasi sebesar Rp20,073 triliun untuk Jawa Tengah.
Kepala Satpol PP Kota Jogja, Octo Noor Arafat (kiri) menerima cendera mata karikatur dari Pemimpin Redaksi Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono, dalam kunjungan di Kantor Satpol PP Kota Jogja, Rabu (11/9/2024). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai upaya memperperat kerja sama Harian Jogja dan Satpol PP kota Jogja dalam mendukung program pembangunan pemerintah Kota Jogja. – Harian Jogja/Nina Atmasari
JOGJA—Sebagai Kepala Satpol PP Kota Jogja, Octo Noor Arafat bertugas menegakkan aturan yang sudah ditetapkan menjadi peraturan daerah (Perda) di Kota Jogja. Dalam menjalankan tugasnya tersebut, ia mengedepankan prinsip humanis.
"Tidak semua kasus di lapangan diselesaikan secara yustisi. Kami mengedepankan humanis dalam penanganan kasus-kasus yang ditemui," jelas Octo Noor Arafat, saat menemui tim Harian Jogja di kantornya, Rabu (11/9/2024).
Satpol PP Kota Jogja saat ini memiliki slogan Humanis, Tegas, Profesional yang diterapkan oleh semua personel dalam menjalankan tugasnya. Sifat humanis menjadi yang pertama untuk diterapkan.
Slogan profesional mengarah pada peningkatan kapasitas kemampuan para personelnya. Adapun tegas merupakan pemahaman terhadap aturan dan SOP pekerjaan yang dijalankan.
Octo mencontohkan seperti pada kasus yang viral beberapa waktu sebelumnya, yaitu saat seorang manusia silver datang ke kantor Satpol PP, karena mencari istrinya yang diamankan oleh Satpol PP saat razia gelandangan.
"Jadi mereka sama-sama di jalan, tetapi terpisah. Saat istrinya dibawa petugas, ia informasinya melarikan diri. Nah malamnya ia tidur sendiri dan mengatakan terbiasa ada istrinya lalu ini tidak ada, lalu mengaku kangen, jadi esok harinya datang ke kantor minta ditangkap supaya bisa bertemu istrinya," jelas Octo.
Mantan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jogja ini kemudian meminta petugasnya agar menangani kasus tersebut secara humanis.
Si manusia silver tidak ditangkap karena tidak melakukan pelanggaran. Sebaliknya, pria yang diketahui merupakan pendatang asal Banten tersebut diminta untuk mandi, makan dan minum.
BACA JUGA: Sampah Liar Muncul di Lokasi Renovasi Pasar Terban Jogja
Kemudian ia diantarkan ke Camp Asesmen Dinas Sosial (Dinsos) DIY di Brontokusuman, Mergangsan, Kota Jogja yang menjadi tempat penampungan istrinya.
Octo Noor Arafat menegaskan penegakan aturan menjadi prinsip utama dalam menjalankan tugas. Hasil nyata dari penegakan aturan yang dilaksanakan bersama personelnya yaitu penertiban pengemis dan gelandangan seperti manusia silver yang beredar di Kota Jogja.
"Saat ini sudah tidak ada lagi kan? Kalaupun ada, itu pasti orang yang benar-benar baru dan dia pendatang di Kota Jogja. Saat kami amankan, ada yang baru sehari atau seminggu di Jogja, jadi belum tahu aturannya," jelas Octo.
Adapun masyarakat Kota Jogja dan yang sudah lama tinggal di Jogja, menurutnya sudah paham aturan gelandangan dan pengemis tersebut.
Bahkan di titik tertentu, kalau ada gelandangan baru, masyarakat sekitar sudah langsung melapor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2026 mencatat rencana investasi sebesar Rp20,073 triliun untuk Jawa Tengah.
BMKG memantau sebaran abu vulkanik Anak Krakatau hingga 50.000 kaki yang berdampak pada empat bandara dan keselamatan penerbangan.
Bandara YIA membatalkan 9 penerbangan dan menunda 1 penerbangan akibat dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Abu vulkanik Anak Krakatau menyebar hingga Pekalongan, Pariaman, dan Padang Panjang. Tiga bandara menghentikan operasi sementara.
Marc Klok membidik kemenangan Persib Bandung atas PSM Makassar pada laga perdana BRI Super League 2026/2027 di GBLA.
Abu vulkanik Anak Krakatau terpantau hingga 50.000 kaki dan menyebar ke Jabodetabek, Banten, Lampung, Bengkulu hingga Sumatra Selatan.