Hiphop, Diplomasi yang Datang dari Jalanan
Program Next Level di Bantul menunjukkan jejak diplomasi hiphop sebagai medium ekspresi generasi muda dan dialog budaya lintas negara.
Foto ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Cuaca cerah dan berawan bakal dirasakan oleh masyarakat di sebagian besar wilayah DIY selama tiga hari ke depan, yakni 15-17 September 2024.
Berdasarkan hasil analisa Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang diterima Harianjogja.com, Sabtu (14/9/2024), sejak 15-17 September 2024, sebagian besar wilayah DIY mengalami cuaca cerah berawan.
Melalui keterangan resminya, Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Warjono mengatakan pola angin di atas wilayah Jawa, khususnya DIY masih didominasi angin timuran dengan kecepatan 15-30 km/jam.
Sementara Suhu Muka Laut (SML), baik dalam skala harian maupun mingguan di Laut Jawa terpantau cukup hangat sebesar 24-27 derajat Celsius, sedangkan anomali SML terpantau antara -1.5 hingga 0,5 derajat Celsius hingga -0.5°C atau cenderung lebih dingin dari keadaan normalnya. “Sehingga potensi penguapan tidak signifikan,” kata Warjono.
Sementara terkait dengan profil vertikal kelembapan udara sejak 15-17 September 2024, mulai dari pukul 07.00 WIB di wilayah DIY pada ketinggian 850 mb adalah sebesar 20%-80 % (kering - basah); pada ketinggian sebesar 700 mb sebesar 10%-40% (kering); dan pada ketinggian 500 mb sebesar 10%-30 % (kering). “Dengan begitu, potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah DIY memang tidak signifikan.”
Cerah Berawan.
Cerah Berawan.
Cerah Berawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekspor ilegal 3,4 ton merkuri senilai Rp17,5 miliar dari Surabaya menuju Burkina Faso berhasil digagalkan Bea Cukai dan Polri.
Rangkaian turnamen regional Haier-AQUA SEA Badminton Final 2026 di Vietnam resmi berakhir dengan raihan prestasi membanggakan bagi kontingen Indonesia.
Sidang gugatan PMH terkait pengalihan kepemilikan CV Art Fashion di PN Bantul memasuki babak baru. Tergugat menyampaikan jawaban sekaligus mengajukan gugatan.
BPBD Kulonprogo mulai mendistribusikan air bersih sejak awal Juli 2026 akibat kekeringan. SK Siaga Darurat disiapkan untuk mengakses dana BTT.
Eko Suwanto Desak Pemda se-DIY Wujudkan Sungai Aman Bencana dan Antisipasi Dampak Musim Kemarau