Astrid Widayani Raih Penghargaan Darma Bakti di Hari Pramuka ke-65
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Rumah tak layak huni / Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO— PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Jogja berkolaborasi dengan Pemprov DIY memberikan bantuan Penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) kepada masyarakat kurang mampu di Kabupaten Kulonprogo.
Penyaluran bantuan digelar di Balai Kalurahan Srikayangan, Sentolo, Kulonprogo ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan ESDM DIY, Manager PLN UP3 Yogyakarta, Manajemen Bank BPD DIY, Manajemen Pertamina Patra Niaga, pemerintah setempat, serta masyarakat penerima bantuan RLTH di Kalurahan Srikayangan.
BACA JUGA: Muara Kali Progo Dibersihkan, Rencananya Bakal Melibatkan Pandawara Group
Manager PLN UP3 Yogyakarta, Pundhi Nugrohojati menyampaikan bahwa kolaborasi PLN dengan Pemprov DIY dalam pemberian bantuan RLTH ini merupakan bentuk komitmen PLN sebagai Badan Usaha Milik Negara, yang juga menjalankan tugas sebagai katalisator pengentasan kemiskinan, dalam hal elektrifikasi.
"PLN sebagai kepanjangan tangan pemerintah dalam melistriki masyarakat, berkomitmen untuk terus mendukung misi pengentasan kemiskinan di daerah, seperti Kulon Progo dan Gunungkidul," ungkap Pundhi, Senin (16/9/2024).
Pundhi menuturkan bahwa dalam kegiatan ini, PLN memberikan penyambungan listrik gratis kepada warga yang mendapatkan bantuan RLTH. Ia juga menjelaskan bahwa PLN pada Agustus lalu telah memberikan bantuan listrik gratis melalui Program Light Up The Dream (LUTD) kepada 2 Pelanggan di wilayah kerja ULP Kulonprogo dan 3 Pelanggan di wilayah kerja ULP wonosari.
"LUTD merupakan hasil patungan prgawai PLN se Indonesia, untuk bantuan pemasangan listrik gratis kepada masyarakat kurang mampu, dan sampai Agustus 2024 ini total sudah 2.808 KK se Jateng DIY yang menerima bantuan," katanya.
"Selain itu PLN juga memiliki program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), yang pada Tahun 2024 PLN UP3 Jogja telah menyambung sebanyak 842 pelanggan yang tersebar di ULP Wates dan ULP Wonosari, dari target 1715 pelanggan," tambah Pundhi.
Anna Rina Herbranti, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan ESDM DIY menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada PLN dan seluruh stakeholder yang andil dalam program RTLH ini. Ia berharap bantuan yang diberikan baik berupa renovasi, pembangunan fasilitas umum, penerangan, maupun kelistrikan bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
"Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh stakeholder yang senantiasa mendampingi kami dalam menjalankan misi Pemprov DIY dalam program RTLH. Semoga segala bentuk bantuan baik listrik gratis, fasilitas umum, pembangunan dan renovasi rumah bksa bermanfaat bagi penerima bantuan, juga bagi masyarakat di sekitarnya," tutur Anna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Borobudur Indonesia Expo 2026 di Kota Magelang ditargetkan menarik 40.000 pengunjung dan transaksi Rp2 miliar untuk menggerakkan ekonomi daerah.
ASDP mengoperasikan 24 kapal di lintasan Ketapang-Gilimanuk untuk mengurai antrean kendaraan logistik dengan tetap mengutamakan keselamatan.
Sebanyak 114 sekolah di Bantul masuk program revitalisasi 2026. Pembangunan ditargetkan selesai maksimal pertengahan Desember.
TNGM mencatat 36 pendaki ilegal Merapi lahir 2006–2008. Sebanyak 13 orang lahir 2008, sementara jalur masih ditutup.
Komisi C DPRD Gunungkidul meminta proyek infrastruktur 2026 selesai tepat waktu dan berkualitas agar tak mengganggu penyerapan anggaran.