Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Para seniman muda Jejamuan Art Project berfoto dalam kegiatan Sambang Jamu di Gesikan, Mardikorejo, Tempel, Sleman, Minggu (15/9/2024)./ist Jejamuan Art Project
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak 20 seniman muda mendatangi Kampung Jamu Gesikan, Merdikorejo, Tempel, Sleman untuk bersama-sama belajar tentang warisan budaya jamu.
Kegiatan yang dikemas dalam Sambang Jejamuan ini merupakan salah satu bagian dari Jejamuan Art Project (JAP), yaitu rangkaian kegiatan penciptaan dan pameran karya seni bertema budaya jamu.
Sambang Jejamuan dilaksanakan selama dua hari satu malam dari Sabtu hingga Minggu (14-15/9/2024). Para seniman muda tersebut menginap dan berinteraksi untuk menggali berbagai pengetahuan dengan masyarakat perajin jamu.
Kurator Jejamuan Art Project, M Yusril Mirza, menjelaskan dengan hadirnya para seniman muda ke Kampung Jamu Gesikan, dapat menjadi ajang pengenalan warisan budaya Jamu kepada generasi muda.
"Tujuan utama Jejamuan Art Project tidak hanya pada kegiatan pameran yang berisi karya seni saja. Melainkan dengan menemui para pembuat jamu di lingkungan tempat tinggalnya,” katanya.
Maka para seniman muda dapat mengenali langsung, proses pembuatan jamu beserta berbagai situasi menarik dan intrik dari dinamika kehidupan pembuat jamu.
“Sehingga para seniman muda dapat mengekspresikan segala hal yang dialaminya selama berada di Kampung Jamu ke dalam bentuk karya seni yang penuh dengan narasi pesan edukatif dan reflektif," jelasnya.
Ketua Panitia Jejamuan Art Priject, Antonius Aditya Jatmika, menuturkan Jejamuan Art Project menjadi upaya inisiatif pengembangan budaya jamu ke ranah objek pemajuan kebudayaan yang lebih luas, yaitu seni.
"Meski telah menjadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, rupanya jamu mulai terancam dan mengalami situasi yang cukup rentan. Seperti masih mendapat kesan pahit dan kurang enak untuk dikonsumsi bagi kalangan muda,” ungkapnya.
Melalui Jejamuan Art Project, selain bertujuan mengenalkan jamu dalam bentuk lain, berupa representasi karya seni. “Diharapkan dapat menumbuhkan daya tarik kalangan muda untuk ikut menghidupkan budaya jamu dalam lintas multidisiplin, salah satunya bidang seni,” imbuhnya.
Dalam kegiatan Sambang Jejamuan di Kampung Jamu Gesikan, para seniman muda diajak untuk mengikuti berbagai kegiatan mulai dari menonton film dokumenter jamu, dialog dan diskusi bersama perajin jamu, serta membuat jamu secara langsung.
Kegiatan ini selain diikuti oleh para seniman muda dari kalangan mahasiswa sekitar Jogja, juga terdapat seniman yang berasal dari luar provinsi, seperti Solo, Boyolali, Kendal, dan Garut. Salah satu seniman muda dari Kendal, Beatrix Riris, mengungkapkan apresiasi yang sebesar-besarnya terhadap kegiatan Sambang Jejamuan.
"Luar biasa, saya bisa bergabung pada kegiatan yang keren ini. Karena selama dua hari di Kampung Jamu Gesikan, saya mendapatkan pengalaman berharga yang mulanya saya pikir membuat jamu itu mudah, namun ternyata tidak sesederhana itu,” kata dia.
Para seniman muda ini belajar bahwa apapun yang kita buat seharusnya dengan hati, seperti yang diajarkan dalam proses pembuatan jamu berkualitas oleh masyarakat perajin Jamu di Gesikan. “Dan semoga dari sini bisa menghasilkan berbagai karya seni yang bagus," ungkapnya.
Diharapkan dari Sambang Jejamuan di Kampung Jamu Gesikan, para seniman muda dapa memperoleh wawasan dan pengetahuan tentang budaya jamu. Sehingga dapat menghasilkan berbagai karya seni yang akan dipamerkan pada tanggal 16-22 Oktober 2024 di The Ratan Art Space, Panggungharjo, Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
SPLP Komdigi telah memproses 19,8 juta transaksi Perlinsos Digital yang mencakup 5,4 juta KK hingga 28 September 2026.
Korban pengeroyokan Kebon Bawang, EY (28), sempat diculik dan dianiaya di dua lokasi sebelum meninggal setelah tiga hari dirawat.
Budidaya louhan masih punya potensi ekonomi. Harga ikan berkualitas bisa mencapai Rp25 juta-Rp30 juta, tergantung kualitas dan hasil kontes.
Prabowo membahas tiga bantuan Kuartal IV 2026, mulai beras 10 kg, pembukaan rekening hingga subsidi upah Rp300.000 per bulan.
Danantara mengungkap rencana kepemilikan 5%-10% saham BEI dalam proses demutualisasi. Porsi konsorsium bisa mencapai 30%-40%.