Krisis Air Bersih Melanda 17 Kapanewon Gunungkidul, 5.100 Tangki Disiapkan
Gunungkidul mendapat tambahan anggaran untuk 5.100 tangki air bersih. Bantuan disalurkan hingga November karena krisis air masih terjadi.
Ilustrasi ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pengadaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN)./Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman mendapatkan kuota rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 589 formasi di tahun ini. Adapun pelaksanaan rekrutmen masih menunggu instruksi dari Pemerintah Pusat.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPP) Sleman, Budi Pramono mengatakan, rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemkab di tahun ini tak hanya dari seleksi CPNS. Pasalnya, juga ada penerimaaan pegawai dari seleksi PPPK.
Dia menjelaskan, tahapan rekrutmen yang sudah berjalan adalah untuk seleksi CPNS. Adapun seleksi PPPK masih menunggu jadwal dari panselnas.
“Masih menunggu untuk pelaksanaan seleksi. Tapi, kami sudah mendapatkan alokasi formasi yang dibutuhkan tahun ini,” kata Pramono, sapaan akrabnya, Selasa (17/9/2024).
Menurut dia, rekrutmen PPPK di 2024, pemkab mendapatkan alokasi sebanyak 589 formasi. Jumlah ini terdiri dari tenaga pendidik, tenaga Kesehatan dan tenaga teknis.
“Nanti detail dari rincian formasi diketahui saat pengumuman rekerutmen PPPK. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah bisa diumumkan tahapan seleksinya,” katanya.
BACA JUGA: Berkas Pendaftaran CPNS Sleman Masih Diteliti, Ini Jadwal Tahapan Selanjutnya
Pramono menambahkan, rekrutmen CPNS hingga saat ini sudah memasuki seleksi administrasi. Total pelamar dari 147 formasi ada sebanyak 6.328 pelamar.
Ia mengakui tidak semua formasi terisi, karena ada dua lowongan yang kosong hingga pendaftaran ditutup 10 September 2024. Formasi ini merupakan kuota khusus disabilitas untuk lowongan Arsiparis Terampil Dinas Kesehatan dan Analisis SDM Terampil RSUD Sleman.
“Untuk yang kosong tetap dibiarkan, sambil menunggu petunjuk dari panselnas,” katanya.
Sekretaris Daerah Sleman, Susmiarto meminta kepada Masyarakat untuk berhati-hati adanya modus penipuan berkedok CPNS. Biasanya, sambung dia, cara ini dilakukan oleh oknum tak bertanggungjawab dengan dalih bisa memuluskan dalam seleksi, tapi meminta imbalan tertentu.
Susmiarto menegaskan, proses tahapan seleksi langsung ditangani oleh Pemerintah Pusat dengan menggunakan aplikasi. Oleh karena itu, proses seleksi sangat bergantung dengan kemampuan masing-masing peserta.
“Tidak ada yang bisa membantu atau titip-titipan untuk lolos jadi CPNS. Wong saat keluar tes sudah bisa diketahui hasilnya. Jadi, kalau ada iming-iming akan membantu jelas penipuan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul mendapat tambahan anggaran untuk 5.100 tangki air bersih. Bantuan disalurkan hingga November karena krisis air masih terjadi.
BLT Kesra tahap 3 Rp900.000 belum masuk rekening? Simak penyebab, syarat pencairan, dan cara cek status penerima melalui Cek Bansos.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
Aviary dome Gunungkidul di Giritirto baru 17%. Proyek ditargetkan rampung Desember 2026 dan seluruh kawasan diproyeksikan selesai 2029.
BMKG memprakirakan cuaca berawan hingga hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia serta mengingatkan potensi awan cumulonimbus.