Agnez Mo dan Anggun Muncul di Reacher Season 4
Agnez Mo dan Anggun C. Sasmi tampil dalam first look resmi Reacher Season 4 dan memerankan karakter Lila Hoth serta Amisha Hoth.
Ilustrasi korban keracunan. /Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL–Pemerintah Kalurahan Patalan, Jetis mengklaim masih ada satu korban keracunan saat acara Penyerahan SK Penetapan Rintisan Desa/Kalurahan Budaya 2024 yang digelar di Kantor Kalurahan Patalan, Selasa (10/9/2024) siang, yang masih dirawat intensif di RS Permata Husada, Pleret, Bantul.
Korban keracunan tersebut adalah seorang perempuan asal Pleret, yang merupakan ibu dari salah satu penari pada acara tersebut.
"Iya, masih ada satu yang dirawat di RS Permata Husada. Itu ibu dari penari yang kemarin tampil di Kantor Kalurahan. Umurnya 38 tahun dan merupakan warga Pleret.
BACA JUGA: Duh, Puluhan Warga Kepek Wonosari Diduga Keracunan Makanan
Dia punya riwayat penyakit tersendiri, jadi kemungkinan sudah ada penyakit penyerta tambah keracunan makanan itu," kata Lurah Patalan, Sayudi Anom Jayadi, Rabu (18/9/2024).
"Untuk warga Patalan saat ini sudah pulang ke rumah semua," tandasnya.
Oleh karena itu, Sayudi menyatakan dirinya saat ini tengah dalam perjalanan untuk menengok dari satu korban keracunan yang tersisa tersebut. Menurut Sayudi, saat ini pihaknya belum bisa bertindak lebih lanjut terkait nasib dari katering penyedia nasi box pada acara tersebut.
"Karena kami juga harus menunggu hasil laboratorium yang sampai saat ini belum keluar. Kalau kateringnya memang itu yang memesan pihak BUMKal, dan itu rekanan biasa. Tapi, soal lanjut atau tidak kedepan nunggu hasil laboratorium nantinya," ucap Sayudi.
Sayudi menambahkan, usai peristiwa keracunan, pihaknya telah berkomunikasi dan bertemu dengan pemilik katering nasi box tersebut. Dari pertemuan tersebut, pihak katering, kata Sayudi menyampaikan jika bahan baku makanan yang diolah semuanya dalam kondisi fresh dan baru.
"Sehingga mereka juga sampai bingung. Jadi kami masih menunggu hasil laboratorium nantinya," kata Sayudi.
Sebelumnya, Wakil Bupati Bantul Joko Budi Purnomo mengatakan ada sebanyak 160 orang mengalami gejala keracunan setelah menyantap sajian makanan saat acara Penyerahan SK Penetapan Rintisan Desa/Kalurahan Budaya 2024 yang digelar di Kantor Kalurahan Patalan, Selasa (10/9/2024) siang.
Pemkab Bantul menanggung semua pembiayaan perawatan bagi mereka yang mengalami gejala keracunan melalui BPJS Kesehatan, Jamkesda dan Jamkesus.
"Dan saya sudah koordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Bantul untuk penanganan masalah ini," imbuh Joko.
Kepala Dinkes Bantul Agus Tri Widiyantara mengatakan, sampai saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan sampel makanan yang telah dikirim ke Balai Laboratorium Kesehatan Kalibrasi yang ada di Kota Jogja. Pengiriman sampel penting karena untuk mengetahui penyebab dari adanya keracunan massal di Kalurahan Patalan.
"Hasilnya sekitar 2 pekan. Karena memang butuh pemeriksaan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Agnez Mo dan Anggun C. Sasmi tampil dalam first look resmi Reacher Season 4 dan memerankan karakter Lila Hoth serta Amisha Hoth.
Prabowo meminta simulasi baru kenaikan harga minyak untuk menjaga APBN dan harga BBM subsidi tetap stabil hingga akhir 2026.
Sebanyak delapan SPPG di Gunungkidul belum beroperasi sehingga ribuan siswa masih menunggu penyaluran Program Makan Bergizi Gratis.
BRI Peduli menggelar kegiatan edukatif Hari Anak Nasional 2026 di enam sekolah penerima Program Ini Sekolahku.
Utang pemerintah melalui SBN mencapai Rp501,2 triliun hingga Juni 2026 atau 62,7% dari target APBN 2026.
Tiga remaja di Sragen menjadi korban curanmor bermodus mengaku petugas Banpol. Pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel korban.