KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026: Cek Jadwal Terbaru dan Tarif
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.
Salah satu contoh kain wastra nusantara yang turut dipamerkan dalam pelatihan untuk UMKM wastra, Minggu (22/9/2024). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 50 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) wastra diberikan pelatihan terkait pengembangan model fesyen bertajuk Workshop UMKM Wastra Pupuk Indonesia Grup, Road to Jakarta Fashion Week 2025 di Jogja, Minggu (22/9/2024). Para pelaku UMKM tersebut diharapkan bisa berkembang dan dipersiapkan untuk bersaing di level pameran mode.
UMKM diberi materi mengenai perkembangan tren mode di industri fesyen. Sehingga dapat menginspirasi para pelaku UMKM dalam membuat desain produk yang diminati oleh pasar nasional maupun Global. Para pelaku UMKM melalui produk fesyen yang dihasilkan disiapkan agar mampu bersaing di pamran mode seperti Jakarta Fashion Week 2024.
"Selain itu akan dilakukan kurasi produk oleh narasumber yang dhadirkan dari para ahli mode yang hasilnya dapat menjadi evaluasi dan perbaikan ke depan," kata Direktur Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi selaku penyelenggara.
Ia menilai UMKM wastra harus diberikan pendampingan agar bisa berkembang. Di antaranya mampu bersaing dengan produk impor yang saat ini ada. Menurutnya, jika produk fesyen yang dihasilkan UMKM berkualitas maka akan menjadi pilihan masyarakat. Saat ini pihaknya mendampingi 1.817 UMKM binaan aktif, dimana 336 UMKM berberak dibidang wastra, fashion dan aksesoris dan 233 UMKM founder atau pemiliknya adalah perempuan.
"[Terkait impor dari Cina] Memang kita harus mengangkat UMKM kita ke kelas dunia, kompetisi memang ada tetapi sebaiknya fokus pada diri kita, bukan pada pesaing. Sehingga bisa meningkatkan kemampuan, kalau produk wastra yang dihasilkan UMKM ini bagus, menari saya yakin impor akan berkurang karena masyarakat suka dengan kain produk nasional," katanya.
Di sisi lain dengan pengembangan UMKM wastra diharapkan dapat meregenerasi wastra sebagai salah satu produk budaya Indonesia ke depan. Warisan nusantara diharapkan tidak mati oleh bergulirkan budaya mode asing yang masuk ke Indonesia. Oleh karena itu harus dikenalkan kepada anak muda.
BACA JUGA : Batik Pakualaman Diadopsi dari Naskah Kuno Berusia 200 Tahun
Selain itu tidak kalah pentingnya memberikan wawasan kepada pelaku UMKM wastra agar mengikuti tren mode sehingga produk yang dihasilkan tetap laku di pasaran.
"Misalnya saat ini yang sedang tren dan digemari anak muda adalah wastra atau batik dengan warna alam, pelaku UMKM wastra harus merespons ini dengan produknya. Kami berikan wawasan tentang itu agar mereka bisa bersaing, terutama mengikuti pameran mode," kata Desainer Profesional Maya Ratih selaku narasumber.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.